LENSAINDONESIA.COM: Karena sering nonton film porno yang ada di ponselnya, AYK (17) warga Jl Wonokusumo Jaya dan MSJ (16) warga Jl Tenggumung Baru Selatan, akirnya dijebloskan tahanan Unit PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, setelah dilaporkan keluarga LND RM (14) warga Jl Tenggumung Karya, karena tidak bertanggung jawab atas perbuatan pencabulan yang dilakukannya.

Tersangka AYK sebenarnya merupakan pacar dari LND RM. Terpengaruh adegan mesum di film porno, tersangka lalu mengajak korban yang masih ABG itu ke rumah MSJ. Di tempat itu disana AYK merayu korban untuk mau diajak berhubungan badan sambil berjanji akan bertanggung jawab bila hamil. Dirayu terus menerus, ABG ini akhirnya luluh dan mau diajak melakukan hubungan suami istri.

MSJ yang memergoki perbuatan keduanya lantas berpura-pura marah dan mengancam akan menyebarkan apa yang dilihatnya ke semua kenalan bila tak dikasih `jatah`. Parahnya AYK yang notabene pacar LND RM malah mengijinkan temannya itu ikutan menyetubuhi korban. Sedangkan LND RM yang masih kelas 1 SMP hanya bisa pasrah digilir dua remaja bejat itu karena takut orang tua dan keluarganya tahu.

Namun seminggu kemudian aksi serupa kembali diulang ditempat yang sama dan lagi-lagi korban digilir, kali ini di kawasan Kenjeran hingga akhirnya korban hamil

Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar menerangkan, korban yang masih duduk di bangku sekolah kelas 1 SMP itu kini hamil 5 bulan dan meminta pertanggung jawaban dari pacarnya yang telah melakukan pencabulan. Namun tersangka menolak karena merasa tidak berbuat sendiri. “Karena merasa tidak melakukan sendiri, pacar korban menolak bertanggung jawab, hingga akhirnya korban bersama keluarganya melaporkan perbuatan keduanya,” terang Lily

Namun karena tersangka tercatat masih aktif sebagai siswa di sebuah sekolah di kawasan perak, maka polisi menjerat dengan pasal 81-82 UU RI no 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tambah Lily.@rofik