Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
HEADLINE JATIM RAYA

Pemuda Malang minta dilibatkan dalam pembangunan 

LENSAINDONESIA.COM: Para pemuda di wilayah Kabupaten Malang menuntut agar dilibatkan dalam setiap pembangunan. Tuntutan tersebut disampaikan secara langsung kepada Bupati Malang, Rendra Kresna di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (08/05/2014).

Para pemuda dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Malang tersebut dikoordinir Selamet Suyono. Menurut dia, para pemda di Kabupaten Malang jumlahnya ratusan ribu. Mereka tersebar di seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

“Selama ini mereka masih belum berperan secara aktif dan maksimal dalam pembangunan di daerahnya. Itu karena belum mendapat kepercayaan dari pemerintah. Makanya, kami berharap agar Bupati Malang melibatkan kaum pemuda dalam setiap pembangunan,” tandasnya.

Menurut dia, para pemuda yang ada itu sudah tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan. Bahkan, di antara mereka sudah terlibat dalam proses pembangunan bedah rumah sebanyak 1000 unit. Bedah rumah yang dilakukan lewat kementerian itu anggarannya mencapai Rp 7,6 miliar.

“Hasilnya cukup sukses. Sebab, bedah rumah yang dilakukan di wilayah Kabupaten Malang dengan melibatkan kaum pemuda itu berjalan lancar dan tidak ada masalah. Karena itu, kami berharap kepada Bupati Malang agar peran pemuda lebih dioptimalkan lagi,” tandasnya.

Menyikapi aspirasi tersebut, Bupati Malang Rendra Kresna mengaku siap memberikan peran. Alasannya, pemuda dinilai memiliki potensi yang luar biasa. Hanya saja, dia mengingatkan agar para pemuda tidak terjebak dengan rutinitas.

“Saya akui pemuda itu merupakan potensi yang harus diberdayakan. Mereka memiliki kemampuan tidak hanya fisik yang kuta, tapi pemikiran yang bagus. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya banyak pemuda yang hanya berkiprah pada tataran pemikiran,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut dia, tidak ada. Akibatnya, kata Rendra Kresna yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang ini, banyak pemikirannya yang mubadzir. Sebba, mereka kesulitan untuk mengaplikasikan ide-ide dan pemikiran cemerlangnya.

Baca Juga:  HUT ke-74 RI, Pemprov Jatim datangkan Via Vallen dan makanan gratis

Untuk itu, dia meminta agar para pemuda di wilayah Kabupaten Malang tidak hanya terjebak pada tataran pemikiran dan rutinitas sehari-hari saja. Namun, bisa mengaplikasikan pemikirannya sehingga menjadi produktif.

Apalagi, tandas dia, banyak program-program di masing-masing SKPD Pemkab Malang yang bisa disinergikan dengan pemuda. Dia contohkan seperti persoalan-persoalan pembangunan sosial kemasyarakatan dan lainnya.

Dia mengimbau agar para pemuda bisa bersinergi dengan masing-masing SKPD demi membangun Kabupaten Malang lebih baik lagi. Meski begitu dia, mengingatkan agar para pemuda yang nantinya dilibatkan dalam proses pembangunan tidak gegeran sendiri.

Alasannya, berdasarkan pengalaman yang sudah berjalan, banyak pemuda yang dilibatkan dalam proses pembangunan justru gegeran sendiri antar pemuda itu. Sehingga, program yang seharusnya diselesaiakn justru berhenti di tengah jalan.

Karena itu, dia meminta agar para pemuda yang berminat untuk ikut terlibat dalam pembangunan di daerahnya dikonsep secara matang. “Jika perlu dibentuk suatu forum yang bisa dipertanggungjawabkan, Sehingga, tidak menimbulkan persoalan baru. Tapi, justru memberikan kemaslahatan,” tandasnya.@aji_dewa_roisky