LENSAINDONESIA.COM: Kalangan DPRD Jawa Barat mengharapkan agar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 dapat berjalan bersih, jujur, adil, berkualiatas dan kondusif.  Tidak seperti Pileg 2014 yang baru lalu banyak ditemukan permasalahan dan kecurangan.

Agar hasil Pilpres Bersih Jurdil dan Berkualitas, DPRD Jawa Barat akan membentuk tim panitia khusus (Pansus).  Sebab DPRD Jabar mempunyai kewajiban untuk mengawal tahapan Pilpres 2014 di Jawa Barat.

“Pansus akan bertugas mengawal tahapan demi tahapan Pilpres,” kata Anggota Komisi A DPRD Jabar, Sri Budihardjo Hermawan di Gedung DPRD Jabar, Kamis (22/05/2014).

Dikatakan, pembentuk pansus Pilpres atas dasar aspirasi beberapa anggota dewan yang disampaikan pada waktu sidang paripurna tentang pandangan umum fraksi-fraksi terhadap usulan 10 Raperda oleh Gubernur Jabar, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pansus yang beranggotakan 10 orang itu akan investigasi langsung ke lapangan terkait pilpres. Pada prosesnya nanti, 10 anggota itu akan disebar ke daerah di kabupaten/kota di Jabar, dan mendalami semua yang berkaitan dengan pilpres.

Sri Budi juga mengatakan, ke 10 anggota Pansus Pilpres mayoritas dari Komisi A. Karena Komisi A-lah yang membidangi Pemerintahan dan Politik. Untuk itu sebagai tahap awal, pansus akan meninjau data pemilih tetap (DPT) yang terdaftar di KPU. Hal itu menjadi penting terlebih untuk menjamin hak pilih seluruh masyarakat.

“Jangan ada pemilih yang tidak terdaftar. Apalagi DPT sering dijadikan celah oleh pihak tak bertanggungjawab untuk berbuat curang,” kata Budi.

Lebih lanjut pihaknya berharap, berbagai dugaan kecurangan dan pelanggaran yang terjadi pada Pileg 2014 lalu tidak kembali terulang di Pilpres 9 Juli nanti. Selain dari sisi teknis pemilu, pansus ini pun akan berkoordinasi langsung dengan kepolisian dan TNI guna memaksimalkan koordinasi dalam pejagaan keamanan. Apalagi persaingan di pilpres kali ini sangat terasa.

“Jadi kami akan memaksimalkan koordinasi dalam menjaga keamanan, khususnya dengan Polda dan Kodam. Senin 26 Mri nanti, pansus ini mulai berkerja,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa suksesnya pelaksanaan pilpres mendatang menjadi tanggung jawab semua pihak. Artinya, seluruh elemen wajib menyukseskan pemilu tersebut, mulai dari penyelenggara, peserta hingga masyarakat.

“Tentunya saya selalu ingatkan agar masyarakat yang memiliki hak pilih agar menyalurkan hak nya itu sebaik mungkin. Masyarakat jangan terpengaruh politik uang, pilih capres sesuai nurani,” pungkasnya.@husein