LENSAINDONESIA.COM: Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak)ke Batalyon Infanteri 406/Candra Kusuma untuk mengecek secara langsung kesiapan
Prajurit TNI untuk penanganan jika terjadi bencana alam erupsi Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan inspeksi kemarin (23/5/14) itu, Panglima menyempatkan ikut mempraktikkan cara prajurit menggoreng telur untuk dihidangkan sebagai menu pengungsi.

Sebelumnya, Panglima TNI juga memerintahkan prajurit untuk mensimulasikan bagaimana cara mendirikan tenda darurat dan penyiapan makanan. Dengan sigap para prajurit TNI langsung melakukan aksinya sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Dalam kurun waktu 10 menit para prajurit berhasil mendirikan sebuah tenda yang siap digunakan untuk
menampung para pengungsi. Tidak kalah dengan para prajurit yang bertugas mendirikan tenda, dalam waktu yang bersamaan prajurit yang menyiapkan makanan pun berhasil menyajikan
menu makanan yang siap dihidangkan dan didistribusikan kepada para pengungsi.

Melihat kesigapan para prajurit tersebut, Panglima TNI merasa puas apabila secara mendadak terjadi bencana alam erupsi Gunung Slamet. Disamping itu, Panglima TNI merasa yakin para prajurit Batalyon 406 dan jajaran Korem 071/WJK dalam waktu yang singkat dapat diterjunkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak erupsi.

“Sebagai Panglima TNI, saya percaya kalian telah siap melaksanakan perbantuan kepada masyarakat jika terkena dampak bencana alam erupsi Gunung Slamet,” ungkap Panglima TNI.

Dalam sidak ini, hadir beberapa pejabat Pemda setempat seperti Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, Komandan Korem (Danrem) 071/Wk Kolonel Inf Edison, SE, MM, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0702 Purbalingga Letkol Inf Agustinus Sinaga, Kapolres Purbalingga AKBP Ferdy Sambo, SH,SIK,MH dan bersama rombongan Panglima TNI ikut Kepala Pusat Badan Geologi Kementerian ESDM Bapak Surono, yang langsung bergabung dari Semarang dan turut menyaksikan rangkaian kegiatan Panglima TNI tersebut.

Meningkatnya intensitas erupsi Gunung Slamet akhir-akhir ini, TNI melakukan berbagai langkah seperti menyiapkan Posko pengungsian dan jalur evakuasi dengan melakukan
perbaikan jalan yang rusak di beberapa wilayah, guna memperlancar proses evakuasi warga sekitar gunung Slamet.

Disamping itu, TNI juga melakukan berbagai upaya pencegahan bahaya apabila terjadi letusan kepada warga masyarakat dengan sosialisasi untuk tidak mendekat dalam radius sembilan kilometer. Sedangkan kepada para pendaki dilarang melakukan pendakian sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

Usai melaksanakan inspeksi, Panglima TNI beserta rombongan menuju Pos Pemantauan Gunung Slamet di Desa Gambuhan Kec. Moga Kab. Pemalang.

Dalam kesempatan itu, Jenderal TNI Dr. Moeldoko juga menerima paparan kesiapan Kodim Pemalang mengatasi jika terjadi erupsi dg tingkat awas Gunung Slamet sera menerima penjelasan dari Kepala PVMB Kab. Pemalang dan Kepala Pos Pemantauan Gunung Slamet mengenai kondisi aktivitas terkini Gunung Slamet. @pr_licom

Autentikasi:
Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya