LENSAINDONESIA.COM: Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-68, Polrestabes Surabaya mengadakan lomba karaoke memperebutkan Kapolrestabes Cup 1 pada 31 Mei 2014, yang diikuti ratusan wartawan dan anggota polisi.

Tergelarnya lomba karaoke Kapolrestabes Cup ini berkat kerjasama antar polisi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Kapolrestabes Cup 1 ini, bertujuan memberi ruang keakraban antar Polisi dan wartawan yang selama ini sudah bekerja sama dengan baik

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta mengatakan, lomba karaoke Kapolrestabes Cup tersebut sebagai wujud untuk memberi ruang ekspresi kepada wartawan dan polisi, khususnya yang memiliki potensi di bidang seni olah vokal sekaligus sebagai ajang refresing. “Lomba karaoke Kapolrestabes Cup 1 ini selain untuk memperingati HUT Bhayangkara ke-68, juga untuk mempererat silahturahmi Polri, sekaligus sebagai refreshing anggota sebelum melaksanakan PAM Pilpres yang sudah di depan mata,” terangnya

Mantan Kapolresta Bekasi ini menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih atas antusiasisme wartawan dalam acara ini serta mohon maaf jika tidak semua pendaftar bisa tertampung. Hal itu dikarenakan karena terbatasnya waktu penyelenggaraan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Raydian Kokrosono, yang bertindak sebagai ketua pelaksana mengungkapkan, lomba Karaoke Kapolrestabes Cup ini wujud dari bentuk apresiasi terhadap rekan-rekan wartawan khususnya yang melakukan peliputan berita kriminal di jajaran kepolisian. “Minimal dengan acara ini dapat meningkatkan kemitraan positif antar Polrestabes Surabaya dan wartawan. Sehingga, setiap informasi di jajaran Kepolisian yang terkait tugas-tugas jurnalistik dapat dengan mudah diakses,” terangnya.

AKBP Raydian Kokrosono menambahkan, terkait pelaksanaan lomba Wartawan-Polisi Idol yang memperebutkan Kapolrestabes Cup 1, pihaknya telah mengundang Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Jatim untuk melakukan seleksi penentu pemenang dengan sangat fair. “Jadi nanti tim jurinya berasal dari Parfi. Mereka akan menyeleksi 10 besar peserta yang masuk babak final,” sambungnya. @rofik