Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Persik Kediri berhasil menuai tiga poin, setelah mengalahkan Persijap Jepara dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (04/06/2014).

Empat gol kemenangan tim Macan Putih, berawal dari eksekusi Penalti Ngon Mamoun pada menit kesembilan.

Tiga gol lainnya dicetak Qischil Gandrum Minny (46), Fortune Udo (76), dan gol bunuh diri Evaldo Silva (84). Kemenangan ini membuat Persik terlepas dari zona degradasi menempati posisi kesembilan dengan 14 poin dari 15 laga yang telah dijalani.

Sebaliknya, kekalahan ini semakin membuat Persijap terpuruk di dasar klasemen dengan poin empat dari 15 pertandingan.

Dalam pertandingan yang disaksikan ribuan Persikmania ini, Persik yang mengincar kemenangan langsung tampil menggebrak lini pertahanan Persijap sejak babak pertama. Namun, Persijap masih bisa meredam serangan demi serangan yang dibangun tim tuan rumah. Pertandingan pun terlihat berjalan dalam tempo yang sedang-sedang saja di menit-menit awal.

Peluang matang baru didapatkan Persik pada menit ke-11, melalui Qischil Gandrum Minny. Sayang, dia masih belum bisa memaksimalkan peluang itu menjadi gol. Serangan dari sisi sayap banyak diperagakan Khusnul Yuli dan kawan-kawan untuk menggempur pertahanan Laskar Kalinyamat.

Ngon Mamoun akhirnya memecah kebuntuan Persik lewat golnya dari tendangan penalti pada menit ke-37. Skor 1-0.

Unggul satu gol, tak membuat Persik cepat puas. Mereka terus menekan pertahanan Laskar Kalinyamat (julukan Persijap). Namun Persijap sesekali juga memberikan ancaman ke gawang Persik. Tapi, hingga babak pertama usai skor tetap 1-0.

Memasuki babak kedua, Persik tak ingin memberikan celah kepada Persijap. Bahkan, mereka kembali memperbesar keunggulan saat pertandingan babak kedua baru berjalan satu menit. Adalah Qischil yang berhasil memanfaatkan umpan silang Khusnul Yuli dengan sundulannya.

Tertinggal dua gol, membuat Persijap semakin tertekan. Beberapa peluang terus diciptakan para penggawa Persik. Faris Aditama masih menyia-nyiakan peluang di depan gawang Persijap. Tendangannya masih lemah sehingga mampu ditepis kiper Persijap, Dimas Galih Pratama.

Persik terlihat sangat menguasai jalannya pertandingan. Persijap tampak kesulitan untuk keluar dari tekanan. Fortune Udo akhirnya memperbesar keunggulan Persik menjadi 3-0, lewat golnya di menit ke-76.

Persijap semakin terbenam saat Evaldo Silva melakukan gol bunuh diri, setelah gagal menghalau dengan baik tendangan Syaiful Indra Cahya di menit 84. Skor 4-0 bertahan hingga laga usai.@andik kartika