LENSAINDONESIA.COM: Seorang karyawati di PTC (Palembang Trade Center) berinisial MM (20)), bernasib sial setelah diperkosa tukang ojek yang tak dikenalnya saat berangkat kerja.

Peristiwa pemerkosaan itu berawal ketika MM yang tinggal di Jl Veteran, Lorong Karyawan, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang ini, meminta seorang tukang ojek untuk mengantarnya bekerja sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat melintas di kuburan China di Jl Talang Kerikil, Kecamatan Sukarami, Palembang, mendadak sang tukang ojek mengarahkan motor masuk ke dalam areal kuburan China yang sepi. MM lantas diseret masuk. Namun sadar bahwa dirinya akan jadi korban pemerkosaan, MM berupaya kabur dengan melakukan perlawanan.

Tapi nafsu sang tukang ojek yang sudah di ubun-ubun membuatnya nekat dan memukul tengkuk MM hingga korban jatuh tersungkur. Tanpa banyak bicara, mulut MM lalu dibekap dengan kain baju dan tubuhnya diseret ke salah satu makam. Setelah tubuh MM disandarkan di salah satu batu nisan, tukang ojek itu akhirnya sukses melakukan pemerkosaan tanpa bisa dicegah korban yang lemah.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, tukang ojek ini dengan santainya mengancam MM agar tak melapor ke orang lain atau polisi terkait pemerkosaan yang dilakukannya. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan MM dengan pakaian acak-acakan tergeletak di lokasi.

“Dia memperkosa saya tanpa ampun. Saya tidak bisa melawan lagi karena tengkuk saya sakit setelah dipukul hingga kepala saya pusing,” ungkap MM saat melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Pada polisi yang menerima laporannya, MM mengaku tak kenal dengan tukang ojek itu. Namun dia merasa yakin bisa menegnali jika melihat wajahnya. “Saya tidak tahu siapa dia, tapi kalau ketemu pasti saya ingat wajahnya,” terang MM.

Wakasat Reskrim Polresta Palembang, AKP Edi Rahmat Mulyana, membenarkan pihaknya menerima laporan kasus pemerkosaan ini. Menurutnya, kasus tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). “Laporan dan keterangan korban diterima dan kini sudah ada anggota yang melakukan penyelidikan dan pengejaran,” tukasnya. @yh/LI-14