Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Sopir dibunuh, truk kontainer dibuang ke jurang 

LENSAINDONESIA.COM: Kejahatan di jalan raya wilayah Malang Barat kian marak. Seorang sopir truk dibunuh. Sedangkan truk kontainer dengan Nopol B 9374 DQ yang dikemudikannya dibuang oleh pelaku ke jurang berkedalaman 30 meter di kawasan Jalan Abdul Manan Wijaya KM. 11-12 Dusun Gloyong, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (04/07/2014).

Pembunuhan terhadap sopir truk itu diakui Kapolsek Pujon, AKP Pudjiono, SH. Menurutnya, di dalam truck warna biru muda itu ditemukan seorang orang pria dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi kaki terikat tali rafia. Sedangkan di bagian kepala, kening dan pelipis mata kiri jenazah terdapat luka memar.

Mayat laki-laki itu ditemukan di tempat istirahat belakang kursi sopir. Korban kemudian diketahui bernama Iin (39), warga Kampung Purut RT 09 RW 03 Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat.

“Mayat ini tampaknya merupakan korban pembunuhan. Itu kami ketahui setelah ada laporan dari masyarakat yang menyatakan ada truk masuk jurang sekitar pukul 05.30 WIB. Kami pun langsung ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP),” terang AKP Pudjiono.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menemukan bercak darah dalam truk box kontener yang sudah kosong itu.

Selain itu, polisi juga menemukan STNK atas nama Betty dengan alamat jalan Kelapa Nias XII/7 RT.01/RW 18 Jakarta Utara. Lalu Surat Tilang yang dikeluarkan Dinas Lalu lintas Angkutan Jalan Kabupaten Lamongan pada hari Kamis (03/07/2014) pukul 07.50 WIB.

Setelah melakukan olah TKP, polisi mengevakuasi mayat korban dan dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk diatopsi.”Itu untuk kepentingan penyelidikan,” kata AKP Pudjiono.

Saat ini polisi masih mencari keterangan saksi kejadian yang melihat truk sebelum masuk jurang.

Baca Juga:  IFC tawarkan modal tak terbatas untuk industri hijau Indonesia

Pudjiono menambahkan, keterangan saksi sebelum kejadian sangat diperlukan untuk mengungkap fakta. “Kalau dilihat posisi depan truk serta bak truk bisa di simpulkan bahwa truk tersebut bergerak dari arah Kota Batu. Dugaan sementara, motifnya kejahatan, bukan murni kecelakaan,” tandasnya.@wito_aji_dr