LENSAINDONESIA.COM: Geraldo Joshua Parinusa (20) warga Perum YKP MA blok N-1, Selasa (6/8/2014) sekitar pukul 09.30 WIB, ditemukan tewas gantung diri di kamarnya dengan menggunakan ikat pinggang milik adiknya. Korban ditemukan kali pertama oleh ibu kandungnya, Seraten JE Porinesa (48).

Informasinya, sebelum gantung diri, mahasiswa di kawasan Jl Siwalan Kerto ini terlebih dahulu menyalakan musik dengan volume sangat kencang. Ibunya yang mendengar suara musik yang selalu diulang selama 2 jam akhirnya berinisiatif mematikan. Namun saat membuka kamar, ternyata pintu dikunci dari dalam sehingga akhirnya wanita paruh baya ini mencoba mengintip melalui jendela.

Seraten langsung lunglai melihat anak keduanya itu sudah dalam keadaan tergantung mengenaskan. “Saya bingung melihat Geraldo gantung diri, lalu saya menghubungi suami dan membongkar jendela karena kamar terkunci dari dalam,” terangnya menahan tangis

Seraten lalu menjelaskan, malam sebelum kejadian, putranya itu seperti orang yang uring-uringan dan berkali-kali melihat foto pacarnya yang ada dalam BlackBerry. “Setelah itu dia lama mengurung diri dalam kamar. Mungkin dia ada masalah sehingga putus dengan pacarnya,” terangnya.

Petugas Identifikasi Polrestabes Surabaya yang tiba di rumah korban, langsung melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi gantung diri, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini jenasah korban dikirim ke RSU dr Soetomo untuk dilakukan otopsi. @rofik