LENSAINDONESIA.COM: Husyen (36) warga Jl Kedinding Tengah IV C, dijebloskan sel tahanan Polsek Simokerto lantaran tertangkap basah menjadi pengepul judi bola.

Informasinya, polisi mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya aktivitas judi bola di kampungnya. Setelah melakukan penyelidikan, Reskrim Polsek Simokerto mendapatkan identitas pengepul judi bola. Setelah mengamati seminggu, tersangka berhasil diciduk berikut barang bukti uang Rp 500 ribu dan sebuah handphone yang digunakan untuk menerima taruhan para petaruh.

Dalam pemeriksaan, Husyen mengaku nekat jadi pengepul judi bola karena pekerjaannya sebagai kuli bangunan sangat minim. “Saya tertarik diberi komisi 25 persen dari bandar saya yang ada di Sidoarjo. Tiap kali ada bola, omset saya mencapai Rp 3 juta,” terangnya.

Kanit Reskrim Polsek Simokerto AKP Suhartono mengaku saat ini masih berupaya melacak keberadaan bandar judi bola yang identitasnya sudah disebutkan tersangka. “Identitasnya bandar judi bola itu sudah kami kantongi. Kini Husyen kami jerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun,” tegasnya. @rofik