LENSAINDONESIA.COM: Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I 2014, yang rencananya bakal digeber di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo mengalami perubahan dan hanya digelar di Surabaya dan Sidoarjo, lantaran venue di dua kota tersebut dinilai sudah terpenuhi.

Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid mengatakan, alasan utama yang dijabarkan KONI Jatim adalah 15 Cabor dipertandingkan untuk multi event. Maka, venue-venue dari 15 Cabor itu dinilai sudah terpenuhi di Surabaya dan Sidoarjo. Sebagai contoh, untuk Cabor senam akan digelar di Citraland, sepakbola di Gelora Delta Sidoarjo.

“Setelah dipertimbangkan, Cabor-Cabor yang dipertandingkan bisa tercover di Surabaya dan Sidoarjo. Setidaknya, 60 persen digelar di Surabaya, sisanya bisa bergulir di Sidoarjo,” kata Dhimam Abror Djuraid.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari KONI Pusat yang diterima Jatim, PON Remaja 2014 akan mempertandingkan 15 Cabor. Ke-15 Cabor yang dipertandingkan itu adalah atletik, renang, bulu tangkis, bola basket, voli pantai, tenis lapangan, tenis meja, senam ritmik, senam aerobik, silat, judo, sepak bola, menembak, panahan dan loncat indah.

Abror melanjutkan, sebagai persiapan pihaknya akan menerima tamu dari KONI Pusat dan beberapa KONI daerah, hari ini. Tujuannya, untuk melakukan peninjauan ke sejumlah venue yang akan digunakan. “Besok kami dengan KONI Pusat dan KONI daerah akan meninjau beberapa venue. Mereka ingin melihat kesiapan venue-venue tersebut,” terang mantan Ketua Umum PSSI Jatim ini.

Sampai saat ini baru dari KONI Bali yang sudah berkunjung. Menurut Abror, pengurus olahraga se-Pulau Dewata itu ingin mengetahui kesiapan Surabaya dan Sidoarjo terkait daya tampung kuota atlet. @angga_perkasa