LENSAINDONESIA.COM: Mantan petinju Nasional, Anis Roga, Rabu (3/9/2014) sekitar pukul 00.30 WIB, menghajar enam karyawan klub malam Penthouse yang terletak di Kompleks Mall kawasan Jl Ngagel Surabaya. Peristiwa penganiayaan ini awalnya terjadi di hall namun terus berlanjut hingga ke area parkir.

Kejadian bermula saat Anis Roga datang bersama tiga temannya ke Penthouse. Namun selang beberapa jam kemudian terjadi keributan sehingga security setempat menyuruh lima pengunjung, yakni empat lelaki termasuk Anis Roga dan seorang pengunjung perempuan agar pulang.

Anis Roga yang dikeluarkan paksa dari Penthouse tersinggung dan marah-marah. Ketika sampai di pintu keluar parkir sisi selatan, mantan petinju nasional ini keluar dari mobil dan marah-marah. Melihat itu salah satu security Penthouse, Retno Eko Hariyanto, mendekat dan mencoba meredakan emosi Anis Roga.

Namun mantan petinju nasional itu justru emosi dan langsung menyerang Eko dengan pukulan yang mengenai bibir kanan security Penthouse ini. Rekan Anis Roga yang berbadan tinggi dan kurus ikutan keluar dari mobil dan mengancam akan menembak Eko. “Saya lihat dia mengeluarkan sesuatu seperti pistol dari dalam tas kecilnya sehingga saya kabur,” terang Eko.

Aksi koboy Anis Roga tak berhenti sampai disitu. Bersama rekannya dia melakukan penganiayaan terhadap penjaga parkir yang tak tahu menahu urusan. Namun penjaga parkir tak berani melawan meskipun kena pukulan dan memilih menghindar dari lokasi.

Setelah Anis Roga dan kawannya pergi dari lokasi, Eko serta pihak keamanan mall tempat Penthouse, melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Polsek Wonokromo. kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono yang dikonfirmasi tentang peritiswa penganiayaan ini, membenarkan telah terjadi aksi main pukul yang dilakukan Anis Roga. “Laporan tentang pemukulan tersebut memang benar, saat ini sudah ada empat saksi korban yang diperiksa keterangannya,” terangnya. @rofik.