LENSAINDONESIA.COM : PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan siap mendukung program pemerintah Jatim Bumi Broadband melalui Digital Innovation Lounge (DILo) ITS. Program ini diresmikan di Kampus Sukolilo Jalan ITS Keputih Surabaya.

Peresmian program tersebut ditandai penandatanganan prasasti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA dan Direktur Utama Telkom Arief Yahya di Ged. LPTSI ITS, Surabaya, Rabu (8/10).

MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) yakni program yang telah dicanangkan pemerintah khusus di bidang ICT dimana Telkom mengerahkan potensi serta kompetensi guna mempercepat pencapaian MP3EI tersebut melalui program Indonesia Digital Network (IDN) hingga 2015.

Untuk kemajuan sistem pemerintahan serta kesejahteraan rakyat, Telkom mengembangkan program mulai infrastruktur, konektifitas hingga aplikasi serta konten-konten pendampingnya, dan langsung bisa diimplementasikan Pemprov maupun Pemkot/Pemkab yang dikemas dengan adanyaIndonesia Digital Society (INDISO) yang sekaligus mengimplementasikan konsep 3C (Connectivity, Content, Community).

“Untuk mewujudkan hal tersebut, Telkom bekerjasama dengan ITS membangun DILo, dimana dengan adanya fasilitas digital yang representative ini diharapkan  dapat menjadi pusat kegiatan mahasiwa dan masyarakat dalam mengembangkan industri kreatif digital, baik sebagai tempat edukasi untuk start-up bisnis, uji coba konten dan aplikasi sampai dengan proses komersialisasi bisnis,” ucap Arief Yahya.

Arief menambahkan, DILo didesain dengan konsep 3S – Studying, Searching, Socializing ini dilengkapi fasilitas Broadband internet access, aplikasi pendukung pencarian referensi ilmiah, sarana colaborative learning, lokasi bersosialisasi, refreshing di ruangan Private, Comfort dan Hitech, sehingga mampu memfasilitasi komunitas kreatif untuk menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tentunya.

“Karena Telkom sebagai institusi nasional sangat concern pada pengembangan dunia pendidikan melalui Mahakarya Bakti Telkom Untuk Pendidikan Indonesia,”pungkas Arief.

Sebelumnya, di Jawa Timur sudah diawali oleh  Telkom untuk percepatan pertumbuhan ekonomi melalui Jatim Digital Society di awal tahun 2013 lalu. Sehingga penggelaran infrastruktur Indonesia Digital Access tersebutmenunukkan pencapaiannya dengan dibangunnya lebih dari 1000 Node BTS 3G Telkomsel. Dengan demikian, realisasi sebagai Kota Broadband Indonesia di Jawa Timur atau yang dikenal dengan Jatim Bumi Broadband makin terlihat kokoh performanya.@eld

Co editor: Andika eldon