LENSAINDONESIA.COM: Panglima TNI Jendral Moeldoko meresmikan pembangunan Masjid Islamic Centre di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Rabu (08/10/2014).

Moeldoko yang datang didampingi Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Dandim 0814 Jombang, Danrem 082 serta Kapolres Jombang tiba di Bandarkedungmulyo pukul 10.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Moeldoko didaulat meresmikan peletakan batu pertama Masjid Islamic Center.

“Kami sangat senang bisa melakukan hal yang terbaik buat masyarakat. Kami tidak berniat sombong atau apapun, pendirian masjid ini didasari oleh keinginan saya yang ingin mengabdi masyarakat dan membuat perekonomian masyarakat makin berkembang dengan adanya masjid ini, nantinya bisa memberikan banyak manfaat dari ekonomi maupun yang lainnya,” ujar pria kelahiran Kediri ini saat memberi sambutan.

Lulusan terbaik Akabri tahun 1981 ini juga menuturkan, jika nanti masyarakat sekitar yang membutuhkan dana, dirinya secara pribadi siap membantu untuk pengembangan ekonomi mandiri setelah adanya pendirian Masjid Islamic Center Desa Kayen tersebut.

“Lokasi Masjid dan desa ini sangat strategis. Masyarakat sekitar bisa makin maju dalam ekonominya,” kata Moeldoko.

Ditanya soal kelengkapan alutsista yang di miliki TNI saat ini, Jenderal TNI yang pernah tinggal dan mengenyam pendidikan di Jombang ini menyatakan, bahwa alutsista yang ada sekarang masih kurang memenuhi standart, dan jauh jika dibandingkan dengan negara asia lainnya.

Namun demikian, sangat yakin dengan dukungan Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi sebesar Rp 150 Trilyun, kekuatan TNI bisa sebanding dengan negara lain.

“Memang sekarang persenjataan atau alutista milik TNI masih kurang memenuhi, jika dibanding dengan Malaysia saja, kita masih kalah. Namun untuk lima tahun mendatang kita yakin bisa mengejar, karena ada anggaran sebesar Rp 150 Trilyun,”Kata Jenderal kelahiran Purwoasri Kediri,” pungkasnya.@obi