Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Dinner bersama JK, Amien Rais nilai pemerintahan Jokowi Pro Rakyat 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais menghadiri ajakan makam malam Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bimasena Hotel Dharmawangsa, Jalan Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Rabu (29/10) malam.

Amin yang didampingi Wakil ketua Umum PAN Drajad Wibowo tiba sekitar pukul 19.00 WIB disambut Wapres JK yang sebelumnya juga sudah berada di dalam.

Selain itu, Ketua MPR yang juga menantu Amien Rais Zulkifly Hasan dikabarkan juga hadir.

Tidak banyak komentar yang keluar dari mulut Amien. “Nanti dulu ya, masuk dulu,” kata Amien yang mengenakan pakaian batik berwarna biru.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PAN Amien Rais makam malam di Bimasena Hotel Dharmawangsa, Jalan Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan, mulut Amien. “Nanti dulu ya, masuk dulu,” kata Amien setiba di Hotel.

Usai pertemuan, Amien yang ditunggu tak kurang dari dua jam oleh awak media mengatakan, bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terbukti pro rakyat. Jadi kata dia, Koalisi Merah Putih di DPR akan kehilangan sasaran tembak untuk mengkritisi kebijakan pemerintah.

“Yang namanya KMP itu akan kehilangan sasaran tembak. Kalau udah bagus mau diapakan toh, selama pemerintahan Jokowi JK itu memang pro rakyat, mafia mulai dipangkas pelan-pelan tapi pasti, kemudian tidak ada lain semua demi kemajuan dan kemakmuran bangsa,” kata Amien usai pertemuan.

Saat ini, lanjut Amien, tugas masing-masing pihak untuk berperan sesuai fungsinya. “Ini saatnya eksekutif bermain cantik dan legislatif main cantik. Inilah kecantikan demokrasi yang kita idam-idamkan,” tukasnya.

Ketika diminta menjelaskan maksud kehilangan sasaran tembak, Amien memaparkan, selama ini para ketua umum partai di Koalisi Merah Putih selalu menyatakan menjadi penyeimbang atau oposisi dengan maksud memelototi dan mengobservasi dari dekat langkah pemerintah.

Baca Juga:  KH Masjkur, pejuang “Resolusi Jihad” pimpin Barisan Sabilillah saat perang 10 November 1945

“Jadi selama pemerintah itu program pro rakyat mau diapakan kecuali akan didukung. Cuma kalau khilaf sedikit, menyimpang dari yang dasar, tentu akan dikoreksi diperbaiki. Ini sudah mulai sejuk, mudah-mudahan nanti di DPR mulai tenang, ada letupan kecil tadi sudah lama tidak olahraga tadi. Mudah-mudahan nanti bagus lagi lah. Saya percaya negeri ini punya masa depan yang bagus. Insya Allah,” pungkasnya.@ridwan_LICOM/mer