LENSAINDONESIA.COM : PT Pertamina Patra Niaga kali ini bantuan pendidikan kepada anak-anak para awak sopir mobil tangki (AMT) dan keluarganya. Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dilakukan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) ISG Surabaya pada sekitar 120 anak AMT, Kamis (30/10).

Gema Iriandus Pahalawan, Direktur Operasi Pertamina Patra Niaga mengatakan, pemberian bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk wujud kepedulian perusahaan untuk menunjang kesejahteraan keluarga ATM, yang justru disadari menjadi ujung tombak pendistribusian BBM.

“Bantuan ini diperuntukkan kepada anak-anak dari AMT yang sudah menunjukkan prestasi kerjanya,” ujar Gema.

Jumlah bantuan tersebut dibagi menjadi beberapa jenis, pada pelajar SD memperoleh Rp1 juta per anak, pelajar SMP Rp1,5 juta per anak, dan pelajar SMA Rp2 juta per anak. Tak dipungkiri, bantuan yang disalurkan tersebut masih belum sepenuhnya mencukupi dana pendidikan mereka.

“Bantuan tersebut memang belum sepenuhnya mengcover kebutuhan pendidikan mereka 100%. Namun bantuan tersebut mohonlah digunakan dan dimanfaatkan sebaiknya. Nonton TV merupakan bentuk pendidikan, namun bantuan jangan digunakan untuk membeli TV. Ini amanah, tolong dimanfaatkan sebaiknya,” imbuh Gema.

Gema juga mengakui, kesejahteraan dan perhatian perusahaan terhadap para AMT akan terus diupayakan. Tak hanya gaji pokok yang diberikan, bahkan Gema menyebutkan ada beberapa item bonus yang harus diberikan itu pun bergantung kinerja masing-masing AMT, semisal jumlah kilometer kendaraan, jumlah BBM yang dikirim, jumlah SPBU yang dijangkau, serta efisiensi waktu yang dimanfaatkan.

Kini, jumlah AMT secara nasional sekitar 5.400 orang, dimana sebanyak 782 orang berada di TBBM ISG Surabaya. Tak sekedar TBBM Surabaya, pemberian bantuan kepada anak AMT juga dilakukan di tempat lain seperti di TBBM Cikampek, TBBM Kabil Batam, TBBM Tanjung Gerem, TBBM Plumpang, TBBM Pengapon, dan lainnya.@Eld

C0 editor: Andika eldon