LENSAINDONESIA.COM: Satuan Sabhara Polrestabes Surabaya dibawah pimpinan AKBP Gatot Repli Handoko, Jumat (7/11/2014) pagi, menunjukan sembilan kemampuan diantaranya, komunikasi, negosiasi, koordinasi lintas instansi, pengamanan status quo TKP, kemampuan melakukan TPTKP, penegakan hukum Tipiring, represif terbatas, pengamanan terbuka satuan fungsi lain, serta pelacak menggunakan satwa K-9.

Dalam aksi peragaan itu, anggota elit Sat Sabhara Polrestabes Surabaya, menunjukan kemampuan menembak dalam beberapa posisi, membidik menggunakan kaca, membidik sasaran dengan bergerak serta membelakangi sasaran.

Selain menunjukan kebolehan dalam membidik sasaran tembak, anggota Sat Sabhara Polrestabes Surabaya juga dituntut dapat menguasai serta mampu melakukan bongkar pasang senjata api yang macet saat digunakan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta mengatakan, sangat berterima kasih terhadap Dir Sabhara Polda Jatim dan Kasat Sabhara AKBP Gatot Repli Handoko yang telah melatih anggota Sabhara sehingga mampu jadi pasukan elit. “Anggota Sabhara Polrestabes Surabaya ini merupakan pasukan elit yang dapat menjalankan tugas dengan baik. Dengan kemampuan ini, mereka akan dapat memback up satuan lainnya,” terangnya.

Sementara Dir Sabhara Polda Jatim Kombes Pol Imam Sayuti sangat bangga dengan peragaan yang ditunjukkan anak buahnya di halaman Mapolrestabes Surabaya Jl Sikatan kali ini. Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya akan menghadiahkan 10 unit motor Raimas (Pengurai Massa) sebagai penunjang operasional. “Sat Sabhara Polrestabes Surabaya layak diberi apresiasi 10 motor Raimas untuk menunjang tugasnya,” ulasnya.

Sedangkan Kasat Sabhara Polrestabes. Surabaya AKBP Gatot Repli Handoko menjelaskan, satuan di baah pimpinannya ini sangat mempersilahkan bisa ada anggota dari satuan lain yang meminta perbantuan. Namun, dirinya juga berharap ada penambahan anggota untuk memaksimalkan fungsi Sat Sabhara Polrestabes Surabaya. “Bila melihat luas wilayah dan tingkat keamanan, Polrestabes Surabaya idealnya diperkuat 1000 personel Sabhara, sementara saat ini yang ada baru sekitar 600 anggota,” terangnya. @rofik