Advertisement

LENSAINDONESIA.COM : Ternyata PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sedang dalam proses pembangunan sentra rekreasi Dufan Ocean yang menginvestasikan dana mencapai Rp 2,33 triliun. Proyek taman rekreasi ini kabarnya dibangun di atas permukaan tanah reklamasi seluas 16 hektar.

“Dufan Ocean dengan reklamasi 1 pulau, Pulau K menempel dengan Dufan existing. Pulau tersebut memiliki luas 32 hektar, khusus Dufan Ocean 16 hektar,” ujar Arif saat menghadiri acara paparan publik perseroan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Arif Nugroho, Direktur Keuangan PJAA menambahkan, Dufan Ocean konsep bangunannya bakal menempel dengan Dufan yang sebelumnya ada hingga kini. Untuk pembangaunan taman rekreasi terbarunya ini pihaknya menargetkan proyek ini bakal rampung di tahun 2018 mendatang.

Dan sementara ini, proses reklamasi ini berjalan sudah mengalokasikan biaya Rp 2,5 juta per meter. Aktivitas reklamasi tersebut diharapkan rampung dalam tempo 1,5 tahun.

Arif juga menerangkan, pembangunan Dufan Ocean ini digadang-gadang bakal meningkatkan jumlah pengunjung hingga mencapai 2 kali lipat nantinya. Dan untuk saat ini, jumlah pengunjung Dufan sudah mencapai 2,3 juta orang per tahun.

“Pengunjung pasti nambah kalau kapasitas nambah. Kita harapannya jumlah pengunjung (naik) 2 kali. Dufan 2,3 juta per tahun, nanti nambah 2 kali. Tiket bisa juga beli paket, bisa Dufan Ocean sendiri, existing sendiri,” paparnya.

PT Pembangunan Jaya Ancol sudah ada sejak tahun 1966 sebagai area wisata terpadu dan ditunjuk untuk mengelola Ancol. Kini bisnis yang dijalankan di bidang usaha properti, pariwisata, perdagangan, dan hunian. Area 552 hektare dipergunakan untuk mengelola area pariwisata, sebab unit bisnis rekreasi merupakan andalan perseroan ini, dan keuntungannya mencapai Rp266,972 miliar di sektor rekreasi di tahun 2012.@Eld

Co editor : Andika eldon