Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Partai Golkar butuh `darah segar` generasi muda 

LENSAINDONESIA.COM: Analis Politik Pusat Studi Sosial dan Politik Indonesia (Puspol Indonesia) Ubedilah Badrun, menilai masa depan Partai Golkar bakal alami kemandegan, kecuali ketua umum baru, mampu memasukan 70 persen generasi muda terpelajar dalam kepengurusan di DPP.

“Karena Partai Golkar memerlukan darah segar untuk memperbaiki stagnasinya,” ujar Ubedilah saat dihubungi Lensa Indonesia di Jakarta, Sabtu (22/11/2014).

Menurut pengamat politik ini, jika darah segar Partai Golkar terpenuhi,  maka partai ini akan mengalami lompatan perolehan suara pada Pemilu 2019. Sebab sebelumnya sudah punya pemilih setia. “Karena itu, jika generasi darah segar masuk maka mereka membawa masa segmentasi generasi baru untuk memilih Golkar. Artinya akan ada penambahan jumlah suara,” sambungnya.

Tetapi jika upaya itu tak dilakukan, maka Partai Golkar pada Pemilu 2019 akan mengalami penurunan perolehan suara antara 15-17 persen. Kendati demikian, akan ada insentif politik lain yang akan diperoleh, yaitu posisinya sebagai oposisi terhadap rezim Jokowi-JK. “Jika Jokowi-JK gagal, maka beberapa persen suara PDIP Nasdem dan Hanura akan bergeser ke Golkar,” pungkasnya.@endang

Baca Juga:  KPK tetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka