LENSAINDONESIA.COM: Jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat yang digelar di Jakarta, 30 Nopember-2 Desember 2014, Jatim mencanangkan target minimal meraih tiga medali emas.

Ketiga medali tersebut akan diperoleh dari kelas Greco, sementara di kelas Gresik ada beberapa atlet gulat yaitu Hasan Sidiq, Sugiono, dan Andri Kurniawan.

Menurut pelatih Puslatda Gulat, Fathurohman, Jatim sendiri masih mewaspadai kekuatan dari Kaltim, Kalsel, dan Jabar yang memang menjadi momok pegulat Jatim. Meskipun begitu Sumut dan Sumbar akan menjadi provinsi yang perlahan menunjukkan prestasi yang cukup bagus. “Ini menjadi tugas kita untuk memberikan prestasi yang terbaik buat Jatim di Kejurnas Gulat ini,” terang pria berambut ikal.

Jatim sendiri membawa 25 atlet gulat untuk berangkat di Kejurnas Jakarta ini, minus Vivi Dwi yang tidak dapat ikut dalam Kejurnas Gulat 2014. “Karena umur dari Vivi masih belum cukup untuk ikut di Kejurnas Gulat, tetapi untuk di Pra-PON kemungkinan dia bisa ikut dan mulai bertanding,” kata mantan atlet gulat Jatim.

Dalam Kejurnas Gulat nanti akan diperebutkan 26 medali emas dari 26 nomor, akan tetapi Jatim hanya mengikuti 25 nomor. “Karena 1 nomor dari kelasnya Vivi, jadi kami tidak bisa ikut semua,” serunya.

Sementara Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror Djuraid menambahkan target tiga emas tersebut cukup realistis. “Karena jika terlalu menjanjikan banyak meraih gelar nanti tidak memenuhi target akan menjadi beban atlet gulat,” terangnya.

Sekedar diketahui, Jatim dalam Kejurnas Gulat tahun lalu juga menargetkan tiga medali emas, akan tetapi realisasinya mampu meraih empat medali emas. “Jadi ini yang kami harapkan harus bisa lebih baik dari tahun lalu. Paling tidak ada peningkatan medali,” pungkas Dhimam Abror. @angga_lensa