Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE UTAMA

Djan Faridz cs tak gentar dilaporkan ke Bareskrim 

LENSAINDONESIA.COM: Tindakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu M Romahurmuziy (Romi), yang melaporkan Ketum DPP PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz dan Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Lulung) ke Bareskrim Polri adalah sia-sia.

“Iya, buang energi dan sia-sia,” kata Ketua DPP PPP kubu Djan Faridz, Akhmad Gojali Harahap saat dihubungi Licom di Jakarta, Kamis (4/12/2014).

Romi cs, melalui Wakil Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono, sebelumnya melaporkan Djan Faridz dan Lulung ke Bareskrim Polri, kemarin (3/12/2014) malam. Dalihnya, pendudukan secara paksa kantor DPP PPP dan melanggar kesepakatan tentang pemanfaatan sekretariat secara bersama, seperti tiap pihak memberikan 10 personil satgas untuk menjaga keamanan kantor partai.

Menurut Gojali, Bareskrim Polri tidak perlu menindaklanjuti laporan pengurus partai Kabah versi muktamar Surabaya tersebut. Sebab, perjanjian yang dituduh dilanggar kubu Djan Faridz itu dibuat sepihak.

Politikus asal Sumatera Utara ini menerangkan, perjanjian tersebut tidak sah, lantaran ditandatangani Lulung dari kubu Djan Faridz yang notabene hanya ditugaskan mengawasi dan menjaga aset partai.

“Tapi dalam hal kebijakan, tetap berada di DPP. Kemarin itu belum koordinasi, tapi dibuat kebijakan. Otomatis gugur dengan sendirinya. Artinya, bukan atas persetujuan dan keputusan DPP sebagai institusi yang berhak menduduki DPP PPP yang beralamat di Jalan Diponegoro,” jelas Gojali.

Selain Lulung, kata mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini, DPP PPP kubu Djan Faridz juga menugaskan Ketua Umum Pemuda Persatuan, Mohammad Ebit Boy Tuhuteru dan tokoh senior dari Angkatan Muda Kabah (AMK), Sofyan Usman, untuk menjaga kantor pusat partai.

“Jadi, mereka laporkan soal itu dan tidak perlu direspon. Dari dulu kan memang kita yang berkantor di situ dan resmi sebagai tindak lanjut dari Pak SDA–sapan akrab mantan Ketum DPP PPP Suryadharma Ali,” katanya.

Baca Juga:  Kanwil DJP Jatim I tegaskan korban bunuh diri di Galaxy Mall tak punya permasalahan pajak

“Mereka silakan saja klaim sebagai PPP dan berkantor di mana-mana, tapi yang resmi kita. Dulu SDA, sekarang otomatis Pak Djan Faridz,” pungkas Gojali. @fatah_sidik