Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JAKARTA

Kode Nusa: Dinasti politik berujung korupsi 

LENSAINDONESIA.COM: Konfederasi Organisasi Daerah Nusantara (Kode Nusa) menilai dinasti politik selalu berujung pada tindakan korupsi. Hal ini juga terjadi di daerah yang memiliki dinasti politik seperti di Banten dan Riau.

“Daerah yang  memiliki dinasti politik selalu ada kasus korupsi yang massif,” kata juru bicara Kode Nusa, Usep Mujani di Jakarta, Jumat (5/12/2014) dalam siaran pers yang diterima LensaIndonesia.com.

Dia mencatat ada tiga dinasti politik yang tumbang karena kasus korupsi dan terpaksa berurusan dengan KPK. Pertama ada dinasti politik Banten yang dikuasai keluarga Ratu Atut Chosiyah, lalu dinasti politik Riau yang dikuasai Annas Maamun dan yang paling baru dinasti politik Bangkalan yang dikuasai Fuad Amin.

Kode Nusa juga mendesak Presiden Jokowi agar Polri lebih ditingkatkan perannya dalam memberantas korupsi. Alasannya, Polri memiliki jaringan hingga ke daerah, berbeda dengan KPK yang terbatas. “Polri memiliki kekuatan sumber daya yang cukup untuk memberantas korupsidi daerah, buktikan pada masyarakat bahwa Polri siap perang dengan
koruptor,” tegas Usep

Seperti diketahui, Fuad Amin yang merupakan politisi dari Partai Gerindra itu ditangkap KPK di kediamannya di Bangkalan Madura, Selasa (2/12/2014) dini hari. KPK juga mengamankan tas berisi uang tunai lebih dari Rp 700 juta beserta sejumlah dokumen penting. Uang tunai tersebut diduga sebagai fee proyek penyaluran gas di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga:  Dituntut “Harimau Patriot” agar mundur, ini jawaban Ketua DPRD