Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan Bandara Trunojoyo di Sumenep, Madura akan resmi digunakan sebagai bandara yang melayani penerbangan perintis komersial pada Januari 2015 mendatang.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Hamy Wahjunianto mengatakan, kepastian beroperasinya Bandara Trunojoyo diperoleh dari Direktur Transportasi Angkutan Udara Kemenhub RI, Muhammad Alwi. Bahkan saat ini sudah dalam taraf tender trayek.

Ia memprediksi sekitar bulan Maret tahun depan bandara Trunojoyo sudah bisa dibuka untuk penerbangan komersial.

“Awal tahun depan Bandara Trunojoyo sudah bisa beroperasi. Saya kira Trunojoyo memang sudah siap dibuka. Terbukti fasilitas pendukung di Trunojoyo lebih lengkap dari Bandara Blimbingsari (Banyuwangi),” ungkapnya, Senin (22/12/2014).

Pihaknya menilai, dukungan dari pemerintah pusat sudah luar biasa. Terbukti penerbangan yang melayani rute bandara Trunojoyo nanti akan disubsidi oleh APBN. Selain itu, Komisi D juga akan mensupport penuh realisasi beroperasinya Bandara Trunojoyo. Termasuk dalam bentuk anggaran untuk pembangunan bandara yang akan diusulkan dalam APBD 2016 mendatang.

Saat ini yang dibutuhkan, lanjut Hamy, yaitu good will dari Bupati dan Pemkab Sumenep sebagai tuan rumah. Paling tidak pemkab berinisiatif membangun infrastruktur pendukung seperti memuluskan dan memperlebar jalan menuju bandara.

“Saya kira Pemkab Sumenep juga harus berperan aktif mendukung beroperasinya bandara Trunojoyo. Karena nantinya Pemkab juga yang akan menikmati dampak positif dari Bandara Trunojoyo,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya juga akan memantau perkembangan Bandara Trunojoyo. Kalau peminatnya tinggi, Komisi D juga bakan mengusulkan agar pembangunan runway di Trunojoyo diperpanjang, agar pesawat besar  berpenumpang lebih 60 orang bisa masuk sehingga bisa melayani lebih banyak penumpang.

Diketahui, panjang runway yang ada di Trunojoyo saay ini baru sekitar 900 m x 24 m. Sehingga yang bisa masuk ke bandara ini baru pesawat kecil yang berpenumpang sekitar 20-40 orang.

“Makanya istilahnya perintis komersial. Kalau itu rame kita bisa mengusulkan agar runway bisa diperpanjang,” tukasnya.@sarifa