Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DKI

KMP DKI Jakarta bantah batal interpelasi Gubernur Ahok 

LENSAINDONESIA.COM: Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) DKI, M Taufik membantah, bila pihaknya batal mengajukan hak interpelasi ke Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait rendahnya penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2014.

“KMP sudah siap, tinggal jalan aja kok. Kami saat ini fokus dulu pembahasan RAPBD 2015 dulu.  Tunggu saja tanggal mainnya nanti. Rencananya, pengajuan hak tanya itu akan digulirkan Januari 2015 nanti,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini kepada Lensa Indonesia dia di Jakarta.

Taufik berkilah, pengajuan interpelasi itu cukup beralasan. Sebab, per November 2014, penyerapan APBD hanya sebesar 36,07 persen dari total Rp 72,9 triliun. Dengan demikian, dia menyebut Gubernur DKI Jakarta Ahok, yang juga mantan koleganya di Gerindra, gagal memimpin Jakarta. “Sudah jelas kok gagal. Indikatornya bisa dilihat dari penyerapan APBD 2014,” ketusnya.

Saat dideklarasikan oleh Ketua Presidium KMP, Aburizal Bakrie di ibu kota, 11 November silam, koalisi pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di DKI Jakarta mengklaim akan mengajukan interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Ahok terkait rendahnya penyerapan anggaran.

Selain interpelasi, KMP pun sesumbar akan merebut seluruh kursi alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD DKI Jakarta. Namun kenyataannya, pembagian kursi pimpinan parlemen dilakukan secara proporsional sesuai perolehan suara Parpol dalam pemilu legislatif (Pileg) 9 April silam. @fatah_sidik