Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Suara PPP bakal diambil alih PKB dalam Pemilu 2019 

LENSAINDONESIA.COM: Pengamat politik Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta, Reza Hariadi, mengatakan konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ibukota akan berimplikasi buruk pada perolehan suara dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Menurut pengamat politik ini, suara partai Kabah itu diprediksi akan beralih ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab, memiliki basis massa yang sama, yakni masyarakat tradisional. “Berbeda dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang basis massanya cukup solid karena proses kaderisasi yang mengakar kuat,” ujar Reza Hariadi saat dihubungi Lensa Indonesia, Kamis (5/2/2015).

Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) yang kerap dicitrakan sebagai partai Islam, juga tidak akan berpengaruh terhadap perolehan suaranya kelak terkait konflik internal PPP tersebut. “Karena PAN memiliki massa pendukung yang mencirikan masyarakat yang lebih modern dan rasional,” jelas kandidat peraih gelar doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini.

Reza Hariadi mengingatkan, apabila ketua DPW PPP DKI, Abraham Lunggana (pendukung Muktamar Jakarta) tetap bersitegang dengan Djoko Krismiyanto dan Abdul Aziz (kubu Muktamar Surabaya), kejadian tersungkurnya perolehan suara PKB dalam pileg 2009 silam dapat menimpa partai Islam sejak Orde Baru (Orba) itu.

“Pada 2009 lalu, PKB kan perolehan suaranya hancur dibandingkan tahun sebelumnya karena ada konflik internal antara Gus Dur dengan Muhaimin Iskandar. Nah, ini bisa menular ke PPP kalau tidak segera islah,” tandas eks aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Diketahui, konflik internal PPP antara ketua umum hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz dengan hasil Muktamar Surabaya M Romahurmuziy (Romi) berimbas kepada pengurus di DKI.

Itu tercermin dengan rencana kubu Romi cs yang ingin mengadakan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP DKI pada 28 Februari-3 Maret mendatang. Terlebih, niat tersebut dikecam Haji Lulung, sapaan karib Abraham Lunggana. @fatah_sidik

Baca Juga:  Milenial Simalungun hebohkan Festival Danau Toba, 1000 “Bulang Sulappei” pecahkan MURI