LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 35 Bentor di Kota Probolinggo hari ini, Jumat (6/2/15) terjaring Operasi Penertiban terhadap keberadaan Bentor yang digelar oleh Jajaran Satlantas Polres Probolinggo Kota, bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan Probolinggo Kota.

Operasi dilakukan disepanjang jalan protokol di dalam Kota Probolinggo, juga
di wilayah selatan Kota Probolinggo, tepatnya di kecamatan Wonoasih. Bentor yang terjaring langsung disita dan diangkut ke Mapolres Probolinggo Kota.

Di mapolres, karet vanbel bentor tersebut dipotong. Alasannya, memunculkan efek jera.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Mellysa saat mengatakan, razia digelar sejak Kamis kemarin menyusul intruksi walikota Probolinggo tentang Penertiban Becak Motor/Mesin.

Instruksi ini sesuai dengan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan Junto Peraturan Pemerintah Nomor:55 tahun 2012 tentang kendaraan.

“Becak Motor, Becak Mesin bukan merupakan jenis kendaraan dan tidak masuk dalam klasifikasi kendaraan bermotor maupun kendaraan tidak bermotor,” jelasnya.

Maka keberadaan becak motor yang ada di wilayah Kota Probolinggo saat ini tidak memiliki izin sebagaimana angkutan penumpang umum lainnya termasuk kepada becak kayuh. “Ini juga bisa memunculkan ketidakadilan bagi pengusaha yang bergerak dalam moda transportasi dan
dapat menyebabkan keresahan didalam masyarakat,” katanya. @an