LENSAINDONESIA.COM: Persaingan bursa calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Advokat Indonesia (DPN PERADI) Periode 2015-2020 makin ketat dan memanas. Setelah James Purba dan Luhut M P Pangaribuan maju sebagai kandidat Ketum DPN PERADI, kini giliran Juniver Girsang mendeklarasikan diri sebagai pentolan di tubuh organisasi Advokat tersebut.

Dengan slogan ‘Selamatkan PERADI’, deklarasi itu diungkapkan advokat bergelar Doktor itu pada saat silahturahmi bersama Advokat PERADI se-Jatim di Ballroom Hotel Sheraton, Senin (16/2/2015).

Menurut Juniver Girsang, pencalonan dirinya sebagai Ketum DPN PERADI berawal dari rasa prihatin atas perpecahan ditubuh organisasi yang berdiri satu dasa warsa atau selama 10 tahun. “Pencalonan ini karena saya melihat dan merasakan adanya perpecahan yang berakibat Advokat sudah tidak lagi dihormati penegak hukum. Sudah saatnya kami bersatu menuju Advokat yang profesional dan dihormati,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Diakui Juniver Girsang, bila nantinya terpilih, dirinya tak mau berlama-lama menjadi Ketua Umum DPN PERADI. “Cukup satu periode saja, karena untuk regenerasi,”ujarnya.

Kepada sejumlah petinggi DPC Peradi Jatim, Juniver Girsang mengaku akan melakukan rekonsilidasi terhadap sejumlah organisasi Advokat di bawah naungan PERADI. “Bila rekonsolidasi ini berjalan, saya yakin pembahasan Undang Undang Advokat di DPR tidak dilanjutkan,” terangnya.

Juniver Girsang juga pernah mengaku diloby tim sukses dari kandidat calon lainnya untuk tidak maju dalam bursa pencalonan DPN PERADI. Jabatan pun juga dijanjikan sang kandidat lainnya. “Jabatan sudah siap, bahkan orang orang saya juga akan diberi jabatan, tapi karena tidak mau menandatangani program rekonsolidasi ke dalam akte notaris, saya tetap maju dalam pencalonan ini,”terangnya.

Dalam bursa pencalonan ini, Juniver Girsang didampingi Harry Ponto sebagai calon Wakil Ketum Dewan Peradi Nasional (DPN). Menurut Harry Ponto, Juniver merupakan sosok yang mampu melakukan rekonsolidasi untuk mempersatukan Advokat yang sudah keluar dari PERADI.”Selain itu, Juniver juga memiliko hubungan yang luas dengan tokoh nasional,” ucap mantan Sekjen DPN PERADI pada sejumlah DPC Peradi Jatim.

Ada tujuh program yang dimiliki pasangan Juniver Girsang dan Hary Ponto, yakni melakukan rekonsolidasi, Pendidikan Advokat hanya dilakukan oleh mitra cabang bukan DPN, Pemotongan PKPA hanya 7,5 persen, laporan keuangan yang transparan yang akan diaudit oleh tim independen, pembangunan gedung DPN PERADI, Akselerasi pemberian bantuan hukum terhadap masyarakat dan menjabat hanya satu periode.

Diakhir deklarasi, Juniver Girsang dan Hary Ponto mengajukan Ketua DPD Peradi Jatim, Dr Suhar Adi Koetanto, SH,MH sebagai calon Sekretariat Jendral (Sekjen) DPN PERADI. @ian