Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan rumah di wilayah Perumnas Manisrejo, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman Kota Madiun yang berdiri diatas tanah resapan atau penyangga bantaran sungai, diduga belum mempunyai surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal itu sudah berlangsung belasan tahun, sehingga dipastikan para penghuni perumahan itu juga tak pernah membayar Pajak Bumi Bangunan.

Pantauan Lensa Indonesia di lapangan, dari hasil pantauan di lapangan di wilayah Perumnas II Manisrejo, tepatnya di Jl Depok Manis RT 58/RW XII terdapat sekitar 10 rumah permanen dan sisanya ada di Jl Pondok Manis II RT 48/RW X.

Asisten Manajer Lokasi Perumnas, Anton Tri Asmoro menjelaskan sebagai pengembang Perumahan Manisrejo II. Pihak Perumnas sudah serahterima dengan pihak pemerintahan Kota Madiun sejak tahun 1989 lalu dan jika terkait ada bangunan rumah `liar` itu sudah bukan menjadi tanggung jawab Perumnas namun tanggung jawab Pemkot Madiun. “Kalau terkait pembangunan rumah di bantaran sungai itu membangunnya pasti tanpa sepengetahuan Perumnas karena kita sudah serahterimakan ke Pemkot Madiun sejak 1989,” jelas Anton, Senin (23/2/2015).

Anton juga menunjukkan site plan Perumnas bahwa rumah yang didirikan di wilayah bantaran sungai itu sebenarnya merupakan jalur hijau dan kegunaannya memang untuk resapan air. Anton juga menambahkan beberapa waktu lalu pihak Kelurahan Manisrejo juga menanyakan pajak terkait perumahan `liar` itu, namun dijawab bahwa Perumnas sudah tidak mempunyai wewenang karena semuanya sudah diserahkan ke Pemkot Madiun. “Sekali lagi, terkait pembangunan tidak pernah konfirmasi kepada kami karena kami menganggap sudah selesai dan bukan kewenangan kami karena sudah kami serahkan semua ke Pemkot,” pungkas Anton.

Sementara itu, pihak Kelurahan Manisrejo melalui Lurah Dasno menegaskan perumahan yang ada di tepi bantaran sungai tersebut jelas tidak ada IMB-nya. Menurutnya setiap ada pembangunan dan ada pengantar ijin pembangunan kalau tidak komplet akan ditolak. “Kalau memang ada bangunan di tepi bantaran sungai dalam Perumnas jelas itu perumahan liar dan pasti tidak ada IMB-nya,” tegasnya.

Lurah Dasno juga mengaku tidak mengetahui kalau ada bangunan yang berdiri di tepi bantaran penyangga sungai, padahal perumahan `liar` tersebut sudah berdiri hampir puluhan tahun tahun. “Saya janji akan melakukan kroscek di lapangan dan jika terbukti menyalahi aturan akan kami tertibkan,” ancamnya. @dhimaz_adi