LENSAINDONESIA.COM: Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri bikin geger. Bukan karena ada prestasi baru, namun ulahnya di dunia sosial media.

Kabar ini pertama kali muncul dari website pkspiyungan.org. Di media sosial Instagram tersebut, ia terlihat mengenakan kaos berwarna merah, berkacamata hitam dengan topi caping dengan latar belakang perkebunan.

Di foto tersebut, Anin menuliskan “I am so Vietnam today”.

Yang jadi masalah, gambar dalam kaos tersebut adalah palu arit. Di Indonesia, gambar ini identik dengan paham komunis.

Tak ayal, posenya tersebut mendapatkan komentar negatif para netizen. Salah satunya menyebut Anin sebagai generasi muda yang buta sejarah.

Foto tersebut sekarang sudah dihapus dari akun Instagram.

“Kaos itu diberikan kepadaku empat tahun lalu,” kata Anin mengutip Tempo.

Ia mengatakan pertukaran bingkisan dari rekan dalam pertukaran pelajar ialah hal yang lumrah. Biasanya, sesama mahasiswa pertukaran pelajar akan membawa suvenir khas dari daerah asal.

Salah satu bentuk penghargaan atas pemberian itu, ujar Anindya, ialah mengenakannya dalam pelbagai kesempatan. “Saya pakai itu karena respek terhadap sahabat saya dari Vietnam,” dia menjelaskan.

Anindya menambahkan tak ada tendensi apa pun saat mengenakan kaos tersebut. Dia juga membantah pemilihan atribut itu bukan bentuk dukungan pada paham komunis.

“Saya harus lebih hati-hati mengenakan sesuatu karena sekarang menjadi tokoh publik yang disorot,” ujarnya.

Anindya Kusuma Putri, lahir di Semarang, 3 Februari 1992 atau saat ini berusia 23 tahun.
Ia dimahkotai sebagai pemenang Puteri Indonesia 2015 pada tanggal 20 Februari 2015 menggantikan Elvira Devinamira, Puteri Indonesia 2014. Sebelum menjadi Puteri Indonesia, Anindya pernah menjuarai kontes Gadis Sampul 2008.

Anin adalah alumnus SMA Negeri 1 Semarang, kemudian melanjutkan kuliah di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro. Semasa berkuliah, ia aktif di organisasi mahasiswa AIESEC menjabat sebagai Presiden local committee Universitas Diponegoro dan pernah mengikuti program konferensi internasional mahasiswa di sejumlah negara.

Selain aktif di dunia model, dia juga pernah terjun ke dunia hiburan dengan membawakan acara Jejak Petualang di stasiun TV Trans 7. @sita