LENSAINDONESIA.COM : Angin puting beliung menerjang 5 desa yang berada di wilayah Kecamatan Balong, Ponorogo, Selasa(24/02/2015) malam. Lima desa itu adalah Ngendut, Karang Patihan, Bulak, Pandak, dan Sumber Rejo.

Akibatnya, ratusan pohon besar tumbang yang sebagian menimpa rumah warga dan merusak 26 rumah warga, tiga diantaranya rusak berat rata dengan tanah. Satu mushola rusak berat, satu poskamling rata dengan tanah dan memutuskan jaringan PLN di lima desa tersebut. Selain itu, juga melumpuhkan akses jalan kelima desa.

“Angin puting beliung cukup lama yaitu sekitar 2 jam dengan dibarengi hujan deras,” terang Subari, warga Desa Pandak, Kecamatan Balong kepada lensaindonesia.com.

Lamanya tiupan angin puting beliung, membuat warga sangat ketakutan dan kebingungan. Mereka bergerombol di tempat-tempat lapang dengan menangis.”Warga pada kumpul ditempat yang lapang, bingung mencari perlindungan, panik dan menangis semua,” terang Subari.

Warga berharap segera ada tindakan dari pemerintah untuk memberikan bantuan kepada korban puting beliung ini.

Sementara itu, petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Balong bersama-sama dengan anggota Koramil Balong dan warga berusaha untuk membersihkan pohon-pohon yang tumbang melintang di jalan, agar akses transportasi segera pulih kembali.

“Upaya yang dilakukan saat ini adalah berkoordinasi dengan anggota Koramil dan masyarakat untuk membersihkan pohon yang tumbang dijalan, dan melakukan evakuasi serta membantu untuk membersihkan reruntuhan rumah warga yang
diterjang puting beliung,”jelas AKP Sukamto, Kapolsek Balong dilokasi kejadian.

Beruntung dalam bencana puting beliung tersebut, tidak menimbulkan korban luka ataupun meninggal. “Akibat dampak puting beliung di lima desa ini, tidak menimbulkan korban jiwa,”pungkas AKP Sukamto.@ arso