LENSAINDONESIA.COM: Dukungan terhadap Ketua Harian KONI Jawa Timur, Dhimam Abror Djuraid maju sebagai Calon Walikota Surabaya terus mengalir. Salah satunya dari PWI Jatim.

Saat ini, mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos tersebut gencar melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik. Sebab, untuk maju sebagai calon walikota Surabaya, Abror harus mendapat dukungan dari partai politik yang minimal mendapatkan 10 kursi di DPRD Surabaya.

Sampai sejauh ini, setidaknya sudah lima ketua partai politik telah ia temui, yakni Gerindra, PKB, Golkar, Hanura, dan Partai Demokrat. Berikutnya, Abror akan melakukan pertemuan dengan Partai Nasdem dan PKS.

Hasil pertemuan yang telah dilakukan dengan beberapa partai politik itu, semuanya menyambut positif dan mendukung Abror maju sebagai calon walikota dalam Pilwali Surabaya 2015.

Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF Sutadi misalnya. Dalam pertemuan dengan pengurus DPC Gerindra Surabaya di RM Nonyas, Senin (02/03/2015) malam kemarin, ia menyatakan, dengan dukungan penuh dari para wartawan dan media yang ada di Surabaya, dia yakin Abror akan bisa menandingi Risma dalam Pilwali Surabaya.

“Memang tidak mudah, dan harus kerja keras. Tapi kalau teman-teman media mendukung penuh, tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.

Namun, lanjut Sutadi, dalam penjaringan kali ini tidak hanya nama Abror saja yang masuk lewat Gerindra. Sebelumnya sudah ada beberapa nama seperti Bambang K, Benyamin (anggota DPRD Jatim), dan Anthony Bachtiar (Petir).

Selain itu, ada juga usulan dari masyarakat, antara lain mantan Menteri Pendidikan M Nuh dan musisi kondang, Achmad Dhani.

Untuk mendapatkan calon yang benar-benar mumpuni, pihaknya kini telah melakukan survey dibantu lembaga independen. Hasil survey itu akan diumumkan dalam waktu dekat.

Pada kesempatan itu, Abror mendapat pujian dari Ketua Tim Penjaringan Calon Walikota Surabaya Partai Gerindra, AH Thony.

Menurut Thony, pada Pilwali Surabaya kali ini, Gerindra sangat selektif dalam memilih calon yang akan diusung. Sebab, pihaknya ingin menjaring calon walikota yang terbaik, sehingga kalau nantinya terpilih benar-benar bermanfaat buat masyarakat Kota Surabaya.

“Dan Pak Abror saya nilai sebagai figur yang memenuhi kriteria itu,” kata Thony.

Hanya saja, Thony yang juga mantan anggota DPRD Kota Surabaya ini mengakui, untuk memenangkan Pilwali Surabaya kali ini sangat berat, karena Tri Rismaharini yang kini menjabat walikota Surabaya kabarnya masih akan maju lagi.

“Harus diakui, Bu Risma elektabilitasnya cukup tinggi, sehingga peluangnya untuk terpilih kembali masih sangat besar. Tapi, yang namanya politik, semua bisa saja terjadi. Yang penting, Pak Abror serius,” ucap Thony.

Menanggapi hal ini, Abror yang malam itu didampingi ketua timnya H. Tatang Istiawan dan beberapa wartawan senior seperti Hadiaman Santoso, Joko Tetuko, Ferry Is Mirza, dan Ali Musyafak merasa tersanjung atas dukungan dari Gerindra.

Dia juga menegaskan kalau dirinya sangat serius maju dalam Pilwali Surabaya. Bahkan, selain bertemu dengan para wartawan senior dan pengurus PWI Jatim, ia sudah menghadap big bos Jawa Pos, Dahlan Iskan, untuk mohon doa restu.

“Sebenarnya ada beberapa nama yang muncul dari kalangan wartawan. Tapi dari sekian nama, PWI dan para wartawan senior akhirnya sepakat hanya merestui dan mendukung satu nama, yakni Dhiman Abror. Untuk itu, kami akan allout,” timpal Hadiaman Santoso.@wan