Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Harga Beras di Sumenep stabil dan turun 

LENSAINDONESIA.COM: Harga beras di Kabupaten Sumenep, Madura mulai stabil.

Hal ini terlihat dari harga beras premium dalam kemasan 25 kilogram di Pasar Anom Baru Sumenep, Jawa Timur, cenderung stabil selama dua pekan terakhir, yakni Rp240 ribu hingga Rp250 ribu.

“Tidak ada perubahan sejak akhir Februari 2015. Harga beras kemasan 25 kilogram dengan merek ‘Ikan Paus’ Rp250 ribu,” kata Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, R Heni Yulianto di Sumenep, Kamis (05/04/2015).

Sementara untuk merek lainnya, yakni Lima Jaya Super harganya Rp245 ribu. Sedangkan merk Lima Jaya Rp 240 ribu.

“Harga beras kemasan 25 kilogram tersebut sudah sejak akhir Februari dan bertahan hingga Kamis ini,” ujarnya, menambahkan.

Pada akhir Februari 2015, harga beras kemasan 25 kilogram dengan merek Ikan Paus adalah Rp240 ribu, lalu Lima Jaya Super turun menjadi Rp232 ribu, dan Lima Jaya turun menjadi sekitar Rp227 ribu.

“Harga beras memang cenderung stabil. Kami menduga penaikan harga beras premium pada akhir Februari itu, karena memang belum masuk masa panen padi,” ucapnya, menerangkan.

Heni menjelaskan, sesuai hasil pemantauan harga yang dilakukan stafnya pada Kamis ini, sejumlah komoditas mengalami penaikan harga.

“Harga semua jenis cabai mengalami penaikan harga dibanding pada Rabu (04/03/2015). Cabai merah besar keriting yang sebelumnya Rp6 ribu per kilogram menjadi Rp8 ribu,” katanya.

Cabai merah besar biasa yang sebelumnya Rp9 ribu menjadi Rp10 ribu, cabai rawit dari Rp14 ribu menjadi Rp18 ribu, dan cabai kecil dari 28 ribu menjadi Rp30 ribu.

“Untuk bawang, hanya bawang merah yang mengalami penaikan harga dari Rp13 ribu perkilogram menjadi Rp17 ribu. Sementara harga bawang putih tetap Rp13 ribu,” ujarnya, menambahkan.@ridwan_LICOM/ant