Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak enam orang warga Surabaya dipastikan menjadi daftar Warga Negara Indonesia (WNI) yang menghilang di Turki.

Mereka diantaranya adalah warga yang tinggal di Jl Kedung Sroko Gg 7 no 28 A Surabaya yakni Jusman Ari Sandi (suami), Ulin Isnuri (istri), beserta keempat anaknya yakni Urayna Afra (17), Aura Kordova (9), Dayyan Akhtar (7), Humaira Hafsyah (1).

Dari data yang terdapat di Dispendukcapil, mereka merupakan satu keluarga yang tergabung dalam rombongan melalui biro perjalanan wisata.

Tersiarnya kabar bahwa ada sepuluh orang warga Indonesia yang berasal dari Kota Surabaya telah memisahkan diri dari rombongannya saat berada di Turki dan diduga kuat bergabung dengan kelompok Islam radikal ISIS.

Terkait hal ini, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengakui bahwa jika dalam rombongan wisata dengan tujuan Turki tersebut terdapat sejumlah warga Kota Surabaya. Mereka dikabarkan menghilang tanpa jejak

“Jumlahnya hanya enam orang bukan sepuluh orang. Yang lainnya bukan warga Surabaya,” terang Risma ketika ditemui, Minggu (8/3/2015).

Tak hanya itu, Risma juga menyesalkan jika menghilangnya enam orang dari Surabaya tersebut dikarenakan keinginan bergabung dengan ISIS. Meski begitu pihaknya sampai saat ini belum mendapat keterangan pasti sebab hilangnya mereka dari rombongan wisata.

“Banyak cara berjihad misalkan dengan memerangi narkoba. Gak perlu harus pergi ke sana,” kata Walikota perempuan pertama di Surabaya ini.@wan