Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Hakim PN Surabaya bebaskan pengedar narkoba jaringan lapas 

LENSAINDONESIA.COM: Ferry Sugianto, terdakwa pengedar narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bernafas lega setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis bebas kepada dirinya, Kamis (13/3/2015).

Dalam putusan tersebut, Ketua Majelis Hakim, Ainor Rafiek menyatakan terdakwa Ferry Sugianto alias Sinyo, tidak terbukti melanggar pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tentang Narkotika.

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti, dan membebaskan terdakwa dari dakwaan dan tuntutan jaksa,” ujar Hakim Ainor Rafiek.

Dalam pertimbangannya hakim menjelaskan, vonis bebas dijatuhkan kepada terdakwa karena tidak ada keterangan saksi satu pun yang menerangkan bahwa terdakwa mengedarkan narkoba dari balik penjara. Hakim juga mempertimbangkan keterangan terdakwa yang menyangkal BAP yang disusun oleh penyidik kepolisian.

Menanggapi putusan bebas hakim ini, JPU Eko Nugroho langaung menyatakan kasasi, pasalnya Sebelumnya, jaksa Eko menuntut terdakwa Sinyo dengan pidana penjara selama tujuh tahun plus denda Rp 1 miliar subsidair enam bulan kurungan. Ia dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan mengedarkan narkoba dari lapas dan melanggar Pasal 114 UU Narkotika. “Dia yang mengendalikan dari penjara,” katanya.

Eko mengakui, terdakwa hanya dijeratnya dengan satu pasal saja, yakni Pasal 114 UU Narkotika. Tidak ada pasal alternatif dalam dakwaan yang disusunnya sehingga begitu tidak terbukti terdakwa langsung bebas.

Dia mengaku yakin kalau bukti yang dihadirkannya kuat, apalagi terdakwa residivis kasus narkoba tiga kali. “Karena itu kita langsung kasasi,” tandas dia meyakinkan.

Eko mengaku telah menyiapkan novum (bukti baru) dalam kasasi yang akan diajukannya ke Mahkamah Agung (MA). Di antaranya keterangan dari Erik Wiguna, orang yang menjadi perantara terdakwa Ferry. “Erik mengakui itu dan memiliki bukti tujuh kali transaksi dengan terdakwa Ferry,” ujarnya.@ian

Baca Juga:  Bakal calon wali kota Surabaya jadi saksi sidang pencurian DPD Partai Berkarya