Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Presiden optimistis target pajak Rp1300 triliun bisa tercapai 

LENSAINDOENSIA.COM: Presiden Joko Widodo optimistis target pajak bisa tercapai. Optimisme ini muncul lantaran saat ini sistem pemungutan pajak makin canggih dengan menggunakan teknologi informasi.

Dengan demikian, upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak bisa lebih maksimal. “Dalam upaya meningkatkan kepatuhan pelaporan SPT (surat pemberitahuan pajak). Saat ini, didorong menggunakan sistem elektronik, agar lebih mudah dan efisien,” terangnya, Kamis (19/3/2015).

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBN-P) 2015, pemerintah menargetkan penerimaan pajak (tanpa PPh minyak dan gas) sebesar Rp1.244,7 triliun, naik sekitar 39 persen dari realisasi tahun 2014 sebesar Rp895 triliun.

“Biasanya dulu ramainya kalau Bulan November – Desember, kalau sekarang sudah dimulai di awal-awal”, ungkap Jokowi.

Jika penerimaan PPh minyak dan gas dimasukkan maka target penerimaan pajak 2015 menjadi Rp1.489,3 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sekaligus menyerahkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Orang Pribadi Tahun Pajak 2014.

Presiden Jokowi tiba di Kantor Pusat Ditjen Pajak sekitar pukul 13.15 WIB didampingi Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, dan Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito.

Disini, Jokowi langsung menghampiri petugas pajak di stan ‘Pojok Pajak. Penyampaian SPT itu dilakukan di lobby Utama Ditjen Pajak.

“Waktu Gubernur, saya menyampaikan di drop box Tanah Abang. Tapi sekarang dengan sistem yang lebih baik melalui e-filling,” kata Jokowi.

Usai menyerahkan SPT, Presiden Jokowi berkesempatan meninjau salah satu ruangan di Kantor Dirjen Pajak Pusat yang digunakan sebagai pusat analisa pajak.

“Sangat komplet sekali, sistem baik dan bagus sekali, sebab itu kita optimis apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai,” tambahnya. @sita