LENSAINDONESIA.COM: RS (17) warga Wonokusumo Bhakti Gg II, Minggu (22/3/2015) sekitar pukul 08.00 WIB, dibekuk Anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan setelah membeli narkoba jenis sabu di kawasan Jl. Pegirikan Surabaya.

Tersangka yang masih duduk dibangku SMK negeri di kawasan Surabaya utara ini, bersama rekannya Mufit (22) Wonokusumo Bhakti Gg III (DPO). Mufit berhasil lolos dari kejaran polisi setelah masuk ke perkampungan setelah masuk ke salah satu rumah warga dan melompat melalui jendela.

Setelah menyisir lokasi sekitar satu jam, petugas tidak dapat menemukan pelaku. Setelah dilakukan penggeledahan, Anggota Unit reskrim Polsek Pabean menemukan satu poket sabu di saku celana RS, yang disimpan di tempat baterai handphone.

Menurut pengakuanya, dirinya membeli serbuk kristal tersebut dengan cara patungan dengan Mufit. Ia sendrii mulai memakai sabu karena diajak Mufit. “Saya baru pakai dua kali, yang mengajari saya Mufit dan tadi kami beli satu paket secara patungan,” ucapnya.

Saat diintrograsi petugas, RS mengaku mendapat barang tersebut dari seorang kurir yang berkomunikasi melalui handphone, dan bertransaksi dikawasan Jl Sidotopo secara ranjau. “Saya tidak kenal sama orangnya, tadi barangnya juga disimpan di suatu
tempat,” ungkap RS.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka langsung di gelandang ke Mapolsek Pabean Cantikan bersama barang bukti satu poket sabu, satu unit ponsel Samsung dan satu unit sepeda motor Honda Revo L 5678 SN.@rofik