LENSAINDONESIA.COM: Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa artis sekaligus komedian Betawi, Mandra Naih alias Mandra untuk mengembangkan dugaan kasus korupsi program siap siar TVRI senilai Rp 47,8 tahun anggaran 2012. Artis yang ngetop setelah membintangi sinetron `Si Doel Anak Sekolahan` ini terlihat mendatangi Gedung Bundar dengan didampingi kuasa hukumnya, Selasa (24/2/2015) pukul 10.30 wib .

Selain pemeriksaan terhadap Mandra, penyidik Pidus Kejagung juga mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka ‎Iwan Chermawan. Iwan juga telah dilakukan penahanan oleh tim penyidik. “Iya Mandra sudah datang tadi jam setengah dan langsung menjalani pemeriksaan,” kata salah satu petugas keamanan yang enggan disebutkan identitasnya, di Gedung Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Jakarta.

‎Dari pantauan di Kejagung, belum terlihat adanya tanda-tanda pemeriksaan terhadap kedua tersangka tersebut akan selesai. Para awak media massa pun masih menunggu di Loby Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

‎Seperti diberitakan Lensa Indonesia, penyidik Pidsus Kejagung akhirnya meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi program siap siar TVRI senilai Rp 47 miliar tahun anggaran 2012 ke penyidikan dengan menetapkan tiga orang tersangka.

Ketiga orang tersangka adalah kondang Mandra, Iwan Chermawan dan Yulkasmir. Mereka dijerat pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20/2001 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Kasus dugaan korupsi program siap siar TVRI itu itu terjadi pada 2013 lalu. Modusnya TVRI membeli 15 paket program siap siar senilai Rp 47,8 miliar dengan menggunakan dana dari APBN 2012. Paket tersebut dipasok oleh Production House milik Mandra serta tujuh rumah produksi lainnya.

Temuan dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ada sejumlah penyimpangan, seperti di setiap paket program, panitia lelang hanya dihadapkan pada satu peserta sehingga berujung pada penunjukan langsung. Selain itu juga diduga adanya mark up.‎ Mandra sendiri sudah ditahan Kejagung di Rutan Salemba. @AL