LENSAINDONESIA.COM: Peran Facebook, Twitter dan Media Sosial lain, kini menjadi perhatian pejabat penerangan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Ini tentu terkait memantau dan menyerap arus dinamika informasi yang berkembang semarak di masing-masing negara.

Fenomena itu dibuktikan pada Jumat (27/3/2015), Delegasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia
melakukan kunjungan kerja ke Kota Kinabalu Sabah Malaysia. Delegasi dipimpin Direktur Layanan Informasi internasional, Selamatta Sembiring.

Delegasi ini terdiri dari perwakilan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari wilayah Jawa Barat, Bangka Selatan, Keerom Papua, Jawa Barat, Surabaya dan Pekalongan. Selama empat hari di Kota Kinabalu, Delegasi Indonesia akan mengadakan pembicaraan dengan Delegasi Malaysia dan Brunei Darussalam dalam Forum Kerjasama Penerangan Indonesia ketiga negara serta melakukan kunjungan banding ke berbagai kelompok KIM yang berada di wilayah Sabah.

Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia untuk Kota Kinabalu Sabah, Akhmad DH. Irfan, mendukung sepenuhnya
kegiatan ini yang berjalan selama 15 tahun sejak tahun 1999.Konjen Irfan mengatakan,kunjungan Delegasi ini kiranya dapat dimanfaatkan untuk bertukar-tukar pengalaman antara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam dalam mengendalikan KIM masing-masing. “Serta meningkatkan hubungan silaturahim antara rakyat ketiga negara”.

Konjen Irfan dan Delegasi Indonesia dalam sesi dialog khusus ketiga negara telah mengajukan permasalahan mengenai
peranan media sosial seperti facebook dan twitter dalam penyebaran informasi masyarakat. Ketiga Negara mengakui
bahwa Media Sosial sebagai jurnalisme warga telah menjadi trend dunia.

Ketiga negara ini tidak menolak partisipasi aktif masyakarat dari berbagai tingkatan dalam diseminasi informasi
atau berita secara cepat jika dilakukan dengan baik, akurat dan bertanggung jawab.

Kunjungan kerja delegasi Indonesia dan Brunei Darussalam disambut hangat oleh Jawatan Penerangan Sabah Malaysia.
Selain mengadakan pembicaraan khusus mengenai berbagai hal di bidang penerangan, Delegasi Indonesia dan Brunei
dijamu makan malam oleh Jawatan Penerangan Sabah Malaysia.

Menyambut kedatangan Delegasi, Yunus bin Haji Saprin, Timbalan Pengarah, menyatakan hubungan antara Pemerintah Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam yang terjalin selama ini perlu ditingkatkan pada kelompok masyarakat seperti antara KIM Indonesia dan Komuniti Satu Malaysia (KIM Malaysia) maupun Majlis Perundingan Mukim dan Kampung Brunei Darussalam.

Disampaikan pula bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia menjadi tuan rumah pada kegiatan yang
sama pada tahun 2012 dan saat ini kembali giliran Malaysia cq. Jawatan Penerangan Sabah Malaysia menjadi tuan
rumah dan ingin membalas kebaikan dan keramahtamahan Indonesia pada waktu itu. @licom/rilis