Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JAKARTA

PMI terima 3000 paket hygiene kit dan baby kit 

LENSAINDONESIA.COM: Guna membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjalankan misi kemanusiaan, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama dengan PMI untuk penggalangan donasi konsumen dalam program Donasi Bebas dan Donasi Belanja bertempat di markas pusat PMI, Jl Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/4/2015).

Pada kesempatan yang sama Alfamart juga menyerahkan 3000 paket bantuan bencana donasi konsumen yang terdiri dari 2000 hygiene kit (perlengkapan pembersih) dan baby kit (perlengkapan bayi).

Director Corporate Affairs Alfamart, Solihin, menjelaskan melalui program Donasi Bebas dan Donasi Belanja, masyarakat khususnya konsumen dapat turut serta membantu PMI melalui donasi yang dititipkan di kasir. Donasi Bebas untuk PMI sudah dapat dilakukan mulai April 2015, sementara untuk Donasi Belanja baru bisa dilakukan November mendatang.

“Dalam Donasi Bebas masyarakat bisa membantu PMI kapan saja, tidak terbatas periode, sementara dalam Donasi Belanja ada kurun waktu tertentu yang diberikan untuk membantu PMI,” jelas Solihin.

Solihin menambahkan bantuan paket bencana telah dikirimkan secara bertahap ke gudang milik PMI yang berlokasi di Serang. “Semua dipusatkan di Serang agar memudahkan operasional PMI saat akan menyalurkan bantuan,” sambungnya.

Menanggapi kerja sama penggalangan donasi, Wakil Ketua Umum yang juga sebagai Plt Ketua Harian PMI Pusat, Ginanjar Kartasasmita, mengapresiasi peran swasta dalam membantu PMI. “Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada PMI. Kami mengapersiasi perusahaan-perusahaan yang memiliki kepedulian dan semangat membantu sesama,” ucapnya.

Ginanjar Kartasasmita mengatakan bantuan dari berbagai pihak disalurkan PMI tak hanya sebatas dalam bantuan bencana, namun juga misi kemanusiaan lainnya. Mulai dari melakukan pelayanan yang beragam seperti membangun infrastruktur, pusat pendidikan dan pelatihan, antusiasme membangun industri kemanusiaan, serta melakukan penambahan armada.

Baca Juga:  Surabaya tingkatkan investasi melalui sinergitas Sistem Transportasi Logistik

Ketua Harian PMI Pusat ini menambahkan, hygiene kit dan baby kit tergolong peralatan yang dibutuhkan saat terjadi maupun pasca bencana. “Hygiene kit dan baby kit merupakan jenis bantuan yang tidak banyak dipikirkan oleh donatur, padahal pada kasus tertentu, contohnya banjir, bantuan ini menjadi kebutuhan primer,” ucapnya.

Hygiene kit dan baby kit akan digunakan PMI dalam program Enam Jam Sampai, yang bertujuan mempercepat kehadiran dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang tertimpa bencana. @Humas PMI