LENSAINDONESIA.COM: Ibu Negara, Iriana Jokowi, mengecek busana yang akan digunakan dalam pernikahan putera sulungnya, Gibran Rakabuming Raka saat pulang ke Solo.

Gibran akan menikah dengan Putri Solo 2009 bernama Selvi Ananda, diperkirakan pada Juni mendatang. Iriana datang ke rumah produksi desainer Tuty Adib di kawasan Sumber, Solo, Selasa (14/4/2015). Bersama putrinya, Kahiyang Ayu, Iriana disambut oleh sang desainer.

Setelah cium kanan-kiri, Iriana langsung masuk dan melihat koleksi butik Tuty Adib. Keduanya terlihat akrab. “Saya kenal dengan Bu Adib telah lama. Saya sangat sudah percaya dengan Bu Adib untuk semua rancangannya ini,” kata dia di rumah produksi milik desainer Tuty Adib.

Iriana pun bertanya mengenai progress busana yang dirancang Tuty Adib. Yaitu busana untuk pengajian, ijab kabul serta midodareni. Busana tersebut, menurut Iriana, berupa atasan berlengan panjang warna putih dan bawahan rok pendek batik tulis warna hitam dan putih.

“Baju prewedding ini saya percayakan kepada perancang busana Tuty Adib. Dan yang warna hijau muda, rok panjang dengan hiasan manik-manik warna putih itu, rencana akan untuk acara pengajian,” katanya.

Tuty Adib menjelaskan untuk acara pra-pernikahan calon pengantin putri berupa atasan lengan panjang warna putih dan bawahan batik tulis bercorak modern.

Busana untuk pesta pernikahan Gibran dan Selvi, menurut Ibu Negara, juga dikerjakan oleh temannya Tuty Adib namun belum selesai dibuat.

Selain busana untuk kedua calon mempelai, Tuty Adib juga dipercaya untuk mendesain busana bagi kedua keluarga calon mempelai. “Yang pasti baju untuk calon pengantiannya, keluarga Mbak Selvi dan keluarga Pak Jokowi, termasuk anak-anak saya,” ujar Iriana.

Untuk pengukuran busana, telah dilakukan beberapa waktu lalu. “Semuanya sudah diukur. Bapak (Jokowi) juga sudah diukur. Pengukurannya dilakukan di Solo waktu Bapak pulang ke Solo beberapa hari yang lalu,” tandas Iriana Jokowi.

Namun, Iriana belum mau membeberkan rencana kapan pernikahan putra sulungnya dan tempat pernikahan berlangsung. “Nanti akan saya jelaskan sembari makan malam. Sudah kami siapkan rantamannya (tata urutan upacara),” tandasnya.

Sebelum bertemu Tuty Adib, Iriana berbelanja di Pasar Nongko, Kecamatan Banjarsari, Solo. Iriana tiba di pasar tersebut tanpa pengawalan mobil voorijder. Hanya ada 2 mobil yang menyertai mereka. Yakni Nissan Juke putih yang dinaiki keduanya. Lalu 1 Toyata Innova yang ditumpangi petugas Paspampres.

Iriana masuk ke kios milik Parni. Ternyata, di pasar ini Iriana membeli makanan yang kesukaan Presiden Jokowi yaitu kerupuk merah. “Ini untuk bapak (Jokowi), dia suka makanan yang saya beli ini karena di Jakarta tidak ada. Jadi saya beli, karena besok harus kembali lagi ke Jakarta,” ujarnya.

Dia menuturkan membeli beberapa kerupuk sayur, kerupuk rambak, telur ayam, minyak goreng, tepung terigu serta bahan-bahan pokok untuk membuat bakwan. Total belanjaannya hanya Rp225 ribu saja.

Selesai berbelanja, Iriana dan Kahiyang melanjutkan langkahnya ke sebelah utara Pasar Nangka yang merupakan sentra penjualan berbagai tanaman hias dan bunga. Disini, Iriana masuk ke kios tanaman milik Pak Sadimin. Setelah sekitar 10 menit, mereka selesai memilih tanaman hias yang bakal dibeli.

Meski menjadi isteri orang nomor satu di Indonesia, Iriana tetap menyelipkan bahasa krama inggil (bahasa Jawa halus) ketika ditanya wartawan. “Ini, tumbas (beli) tanaman untuk hiasan di rumah. Kan mau mantu jadi biar terlihat bersih rumahnya,” pungkas Iriana. @sita/bbs