LENSAINDONESIA.COM: Lima kepala bidang Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, hampir menjadi korban penipuan via SMS. Si penipu bernama Yudi, yang mengaku wartawan sebuah media nasional.

Modusnya, Yudi mengirimkan beberapa SMS dengan isi permintaan tolong karena temannya sesama Wartawan akan melakukan operasi tumor di rumah sakit di Surabaya. Kabid Lantas Dishub Kabupaten Kediri, Joko Haryanto mengungkap uang tersebut diminta dikirim ke rekening milik Didik. “Saya sendiri juga bingung menerima sms tersebut dan penipu juga meminta bantuan berupa uang dan minta ditransfer pada rekening dengan atas nama Didik,” ungkapnya, Selasa (14/4/2015).

Lebih lanjut, Joko mencoba menkroscek pada koleganya sesama Kabid di dinas yang sama. Ternyata mereka juga mendapatkan SMS yang serupa. Setidaknya ada lima kabid yang ‘ditodong’ oleh oknum yang sama.

Joko sempat percaya dan akan mentransfer sejumlah uang pada penipu tersebut. Namun setelah kroscek tersebut, ia memutuskan membatalkan transfer ke rekening yang bersangkutan.

Namun anehnya setelah penipu tahu kalau
batal ditransfer malah marah-marah dengan mengirimkan sms yang isinya kata kata kotor. “Iya, si penipu sempat marah dan kirim sms dengan kata kata kotor dan menantang. Itupun juga dikirimkan pada kelima Kabid,” pungkasnya.

Ia mengaku tak melaporkan upaya penipuan ini. Namun, dirinya berharap seluruh pihak waspada atas penipuan dengan berbagai modus. @andik kartika