LENSAINDONESIA.COM: Aksi mencekam mewarnai jalannya program live sebuah televisi lokal di Surabaya. Oknum Pemuda Pancasila mendatangi salah satu pembicara, Saleh Ismail Mukadar dan menampar politikus Surabaya itu.

Oknum tersebut juga mengancam akan membunuh mantan Deputi Sekjen PSSI, Saleh Ismail Mukadar dan narasumber lain, mantan Wawali Surabaya Arif Affandi.

Oknum PP yang melakukan aksi premanisme tersebut bernama Nurdin. Ia datang bersama lima orang lainnya ke lokasi dialog bertajuk “Sepakbola Surabaya Dalam Bahaya”. Saat siarang berlangsung, gerombolan datang sambil memaki dengan nada tinggi. Oknum tersebut bahkan melakukan pengrusakan dengan membanting vas bunga serta mengancam melakukan pembunuhan terhadap dua narasumber.

Peristiwa berlangsung ketika memasuki menit terakhir program tersebut berlangsung. Bahkan suasana mencekam terus berlanjut setelah mendengar keterangan pihak keamanan Graha Pena yang mengatakan bahwa terdapat puluhan orang berpakaian preman yang mengancam akan membakar gedung.

Usai menjadi korban aksi premanisme, Saleh Mukadar yang harus mendapatkan pengamanan dari pihak kepolisian saat meninggalkan studio SBO TV langsung menuju Polda Jawa Timur. Dirinya melakukan laporan atas kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum Pemuda Pancasila.

“Sudah saya laporkan ke Polda. Cuma yang lapor SBO, saya korbannya. Bahkan Arif Affandi yang mau pulang minta pengawalan dari kepolisian karena takut setelah mendapat ancaman di dalam, karena ancaman itu tidak hanya untuk saya tapi semua,” ujar Saleh Ismail Mukadar. @rofik