LENSAINDONESIA.COM: PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) kini  bersinergi guna mempromosikan angkutan laut melalui “Paket promosi angkutan laut Surabaya-Jakarta dengan biaya Rp 2 juta rupiah” (dan sebaliknya) yang kini masih menggunakan moda transportasi darat dan secara bertahap beralih ke moda transportasi laut.

Untuk menjamin kepastian (reliability) kepada pemilik barang saat pelaksanaan program paket promosi ini, baik pihak pelabuhan maupun kelima perusahaan pelayaran berkomitmen memberikan kepastian pengoperasian kapal dengan jadual rutin berikut kepastian lokasi penyandaran di Pelabuhan tanjung Perak di tiga terminal yang telah disiapkan untuk mendukung program SSS yaitu: Terminal Jamrud Selatan, Terminal Berlian, dan Terminal Teluk Lamong.

“Hari ini adalah pemberangkatan perdana 50 Teus petikemas yang ikut dalam program promo 2 juta atau  Short Sea Shipping (SSS) ke Jakarta dengan menggunakan pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Line / PT SPIL kapal Amazon. Dari Pelayaran telah berkomitmen untuk mendukung program pemerintah guna mengurangi beban jalan dan yang paling penting adalah untuk menekan biaya logistik Nasional,” ujar Bambang Hasbullah, Deputy General Manager PT Pelindo III Tanjung Perak di Container Yard (CY) terminal Jamrud Selatan.

Di kesempatan yang sama,  Capt. Nur Basuki  Manager Operasional PT SPIL mengatakan, bahwa pihaknya juga berkomitmen  menekan biaya logistik dengan menurunkan 4 unit armada kapal miliknya yakni Verizon, Luzon, Amazon, dan Armada Papua yang memiliki kapasitas 100-1200 Teus.

“Rata-rata dalam 1 bulan akan ada 12 call ship yang melayani rute SSS, jadi setiap 5 hari sekali akan mampir di Pelabuhan Tanjung Perak kemudian membawa petikemas ke tanjung Priok Jakarta”, tandas Capt Nur.

Dari PT SPIL sendiri juga melakukan pemasaran mengenai program SSS kepada para pemilik barang secara langsung. Menurut Capt. Nur, program promosi tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para pengusaha karena rute serta jadwal dari PT SPIL sudah memiliki kepastian.

“Namun dapat kami rasakan animo para pengusaha sangat tinggi melihat sekarang pemberangkatan perdana sudah 50 Teus dikirim ke Jakarta, melihat kapasitas kapal kami berarti tidak sampai 10% masih banyak slot yang bisa dimanfaatkan pemilik barang.” tambahnya.

Dhany Rachmad Agustian, Kahumas Pelindo III Tanjung Perak mengungkapkan, jika program SSS banyak diminati para pemilik barang, maka beban jalan Pantura bakal berkurang, otomatis kemacetan tak akan separah saat ini, biaya logistik bisa ditekan sehingga barang di end user bisa lebih hemat. Yang paling penting, pemerataan pembangunan di Indonesia sebab kapal ini mampu mencapai berbagai Pulau yang ada di Indonesia.

Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III)  Tanjung Perak Surabaya, mencatat selama bulan Januari hingga Maret tahun 2015 telah melayani kapal sebanyak 18.415.569 dalam satuan Gross Tonage (GT) naik 5,5%  dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 17.443.822 GT.@Eld