LENSAINDONESIA.COM: Sebuah kecelakaan yang menggegerkan warga di sekitar RSU dr Soetomo terjadi ketika mobil Innova L 1549 XN putih yang dikemudikan Tan Beng Kit (34) warga Lebak Arum, Surabaya, melintas di Jl Dharmawangsa, menabrak pembatas jalan sekaligus rombong PKL di rumah sakit pemerintah itu, Senin (20/4/2015) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya Innova putih ini juga menabrak Suzuki Swift W 770 RF dari arah Ngagel yang akan menyeberang ke IRD RSU dr Soetomo. Dalam kecepatan tinggi dan oleng, mobil ini kemudian menyeruduk tiga motor L 6983 FU dikemudikan Misbahuluti (36), L 2568 PQ dikemudikan Rizal Hisbulah (33) dan L 4514 FK dikemudikan Umariyah (64). Sebuah rombong PKL yang sedang didorong pemiliknya yang hendak berjualan juga ikut nahas dalam kecelakaan ini.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, saat itu mobil dikemudikan seorang lelaki dan beberapa cewek. Namun belakangan hal itu dibantah sang pengemudi yang identitasnya masih dirahasiakan polisi.

Petugas Polsek Gubeng yang datang ke lokasi untuk menetralisir lokasi kecelakaan malah menemukan 16 butir obat-obatan terlarang berbentuk pil di dalam mobil Innova tersebut.

Kapolsek Gubeng, Kompol Bagus Dwi Rusiawan membenarkan temuan tersebut. Namun untuk jenisnya, masih belum diketahui. “Benar ada anggota yang menemukan 16 butir pil di jok belakang. Tersangka masih kami keler dan saat ini kami periksa untuk memastikan apakah pelaku mengendarai mobil dalam pengaruh obat-obatan atau tidak,” terangnya.

Mengenai dugaan bahwa pengemudi mobil Innova sedang dalam keadaan teler dan mebawa serta sejumlah cewek, Kompol Bagus Rusiawan menyebut bahwa pengakuan sementara sang sopir bahwa dia mengemudikan mobil seorang diri.

“Dia tidak mengakui kalau sedang bersama penumpang lain. Tapi kasus kecelakaan ini masih akan terus kami selidiki dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk sopir mobil Innova yang jadi penyebab kecelakaan,” tambah Kapolsek Gubeng. @rofik