LENSAINDONESIA.COM: Suasana Tunjungan Plasa (TP) I, Senin (20/4/2015) sekitar pukul 19.30 WIB, digemparkan dengan peristiwa jatuhnya seorang pengunjung dari lantai V yang terjun bebas ke lantai ground. Sebelum jatuh, korban diketahui sempat mondar-mandir seperti orang bingung. Kasus ini ditangani Polsek Tegalsari.

Sosok pria yang belakangan diketahui berprofesi sebagai pengacara itu adalah Hariyanto (43) warga Jl Menanggal V Gang Dukuh, Gayungan, Surabaya. Korban akhirnya tewas dalam perawatan petugas medis IRD RSU dr Soetomo.

Menurut Wahyu, salah satu pengunjung Tunjungan Plasa, sebelum terjatuh pengacara yang mengenakan baju cokelat itu mondar-mandir di depan Cinema XXI sambil membawa kantong plastik. “Tadi sebelum terjatuh, sempat mondar-mandir seperi orang bingung. Setelah di eskalator, tiba tiba terjatuh,” terangnya.

Melihat peristiwa tersebut, manajemen Tunjungan Plasa bergerak cepat dengan mengevakuasi tubuh korban dan melarang pengunjung mendekat ataupun mengabadikan gambar, lalu membawa tubuh pengacara ini ke IRD RSU dr Soetomo Surabaya. “Tadi saat dibawa para satpam, katanya sih masih hidup. Tapi darahya masih segar di lantai dan dibersihkan sejumlah pegawai,” imbuh Wahyu.

Polsek Tegalsari yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setelah melakukan pengecekan dan meminta keterangan sejumlah saksi, hingga saat ini pihak kepolisian masih belum tahu penyebab utama jatuhnya korban. “Dugaan sementara, korban terpelanting saat hendak turun melalui eskalator,” ungkap Kapolsek Tegalsari, Kompol Satria Permana.

Kompol Satria Permana juga membenarkan jika korban adalah seorang pengacara dan saat dievakuasi dari Tunjungan Plasa ke rumah sakit, masih dalam keadaan kritis dan koma. “Kami akan meminta keterangan dari keluarga korban untuk menyelidiki masalah ini. Saat berada di Tunjungan Plasa, korban memang sendirian,” imbuhnya.@rofik