LENSAINDONESIA.COM: Moh Rusdi (52) sopir Taksi Blue Bird yang menjadi korban pembunuhan sadis, Senin (20/4/2015) sekitar pukul 21.30 WIB, di Jl Kalisosok Surabaya, di kalangan sesama pengemudi dikenal sebagai sosok yang baik dan taat beribadah.

Menurut Gofar (34), salah satu rekan korban sesama Sopir Taksi Blue Bird yang datang ke lokasi pembunuhan, mengatakan selama ini korban tidak pernah ada permasalahan dengan sesama pengemudi lainnya. Menurutnya, selain rajin dan suka bergaul, Moh Rusdi yang punya dua anak dikenal taat beribadah.

“Setiap hari kami selalu bercanda. Bahkan Abah (panggilan korban) selama ini tidak pernah marah dan teman teman lainnya cukup segan sama beliau,” terang Gofar yang tidak menyangka korban tewas dengan sangat tragis.

“Beliau orangnya rajin dan ibadahnya taat. Selama di Surabaya, Abah tinggal di mess Jl Platuk Donomulyo dan baru pulang ke kampung halamannya dua hari sekali saat libur,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete yang datang langsung ke TKP pembunuhan, mengatakan kuat dugaan korban dihabisi penumpangnya sendiri yang duduk di bangku belakang menggunakan senjata tajam. “Dugaan sementara pembunuhan ini dilakukan penumpang korban. Nnamun motifnya sendiri kami masih belum bisa simpulkan. Sejumlah barang berharga korban masih utuh dan kami amankan sebagai barang bukti,” terangnya. @rofik