LENSAINDONESIA.COM: Meski sudah dicekal keikutsertaannya dalam kompetisi QNB League oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Persebaya Surabaya masih tetap ngotot untuk menggelar pertandingan kontra Persiba Balikpapan, Minggu (26/04/2015) besok malam.

Bahkan, Persebaya mereka menyatakan tetap akan menggelar laga meski tanpa izin pihak kepolisian.

Manajer Persebaya, Hary Ruswanto mengakui bahwa sampai dengan saat ini Persebaya belum mengantongi izin dari pihak kepolisian.

Menurut Hary, surat izin itu sebenarnya sudah dilayangkan sejak, Rabu (22/04/2015) kemarin. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda positif dari kepolisian.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Gendhar ini mengklaim bahwa Polrestabes Surabaya siap untuk mengirim personil untuk mengamankan laga.

Ia bercermin pada saat menjamu Mitra Kukar dan Pusamania Borneo FC (PBFC) lalu. Kala itu Persebaya memang tak mengantongi izin keamanan. Meski begitu laga itu tetap berlangsung dan dijaga oleh polisi dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim.

“Seperti laga sebelumnya,” ucapnya enteng. Gendhar juga menegaskan bahwa manajemen Persebaya siap mengambil risiko terkait penyelenggaraan pertandingan tersebut.

Mau hadangan apapun di depan mata, Persebaya tetap akan menjamu Persiba Balikpapan. “Insya Allah siap,” paparnya.

Sementara sekretaris Persebaya, Rahmad Sumanjaya, mengaku jika persiapan pertandingan sudah siap seutuhnya. “Semua menunggu saat hari H impian,” ucapnya.

Saat ditanya maksud dari hari H impian, Rahmad menjelaskan dengan gamblang. “Maksudnya adalah hari H yang baik untuk pertandingan sepakbola, yang tanpa ancaman akan dibubarkan. Yang bisa dinikmati penonton dan para pemainnya. Hari H tanpa menteri yang berbuat tidak senonoh terhadap pelaku olahraga, khususnya sepakbola,” pungkas pria berkacamata ini.@angga_lensa