LENSAINDONESIA.COM: Diduga akan mengambil sesuatu saat bermain sendiri, Guntur, balita usia 3,5 tahun tewas jatuh ke dalam sumur sedalam 15 meter yang berada di belakang rumah kontrakan orangtuanya di Sidorejo, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Saat kejadian Nico (25) ayah Guntur sedang tidur siang, dan saat terbangun dirinya bingung mencari Guntur. Dengan dibantu beberapa tetangga mereka mencari. Dan saat tetangganya menemukan Guntur di dalam sumur dan sudah tidak bernyawa, sang ayah menjerit histeris dan seketika para tetangga pada berdatangan.

Yudi Maryanto (42) pemilik kontrakan mengatakan, Nico beserta istrinya baru mengontrak di tempatnya. Ia ikut mencari dan menjadi orang pertama yang menemukan mayat Guntur.

“Kalau kejadian persisnya saya kurang tahu mas, mungkin siang antara jam 12 atau jam 1 siang karena saya sendiri juga baru bangun tidur waktu itu. Dan karena dimintai tolong akhirnya saya ikut membantu, sebelumnya saya melihat Guntur asyik main sendiri. Tadi saya ikut mencari saat di belakang rumah saya curiga penutup sumur yang diatas itu kayunya ada yang ambrol dan saat coba lihat, mayat Guntur sudah mengambang akhirnya saya panggil orang tuanya,” jelas Yudi Maryanto pada lensaindonesia, Senin (4/5/2015).

Lokasi tewasnya langsung dipasang police line oleh Polsek Wungu dengan tujuan menjaga TKP agar tetep steril dari para masyarakat yang ingin melihat dari dekat evakuasi mayat korban. Kapolsek Wungu AKP Logos menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan murni.

“Kejadian sekitar 12.30 WIB, diketahui saat tutup sumur berupa balok kayu berjatuhan. Seperti diketahui balita Guntur ini anak yang aktif dan saat ini masih dalam penyelidikan dan untuk sementara dugaan kecelakaan murni dan atas permintaan dari keluarga untuk pemeriksaan yang dilakukan adalah
pemeriksaan luar dan selanjutnya akan dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Wungu AKP Logos. @dhimaz_adi