Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Divonis hukuman mati, pembunuh sekeluarga di Jombang akan banding 

LENSAINDONESIA.COM: Terdakwa pembunuhan satu keluarga Ikhsan Pratama (20) berniat melakukan banding atas putusan hukuman mati yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jombang terhadap dirinya, Senin (18/05/2015).

Kuasa hukum Ikhsan, M Saifudin mengatakan, pihaknya berharap upaya hukum di pengadilan tingkat kedua nanti bisa memperingan hukuman bagi kliennya.

“Kami akan koordinasi terlebih dulu dengan keluarga terdakwa (untuk banding),” katanya usai sidang di Pengadilan Negeri Jombang.

Ikhsan Pratama adalah pelaku pembunuhan satu keluarga di Perumahan Sambong Permai Blok E-11, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang pada 21 Oktober 2014 lalu.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan pembunuhan secara berencana membunuh tiga orang dalam satu keluarga sedangkan satu orang lagi menderita luka berat.

Terdakwa dinilai melanggar sejumlah pasal, antara lain, Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), Pasal 338 KUHP (merampas nyawa orang lain), Pasal 351, dan 353 KUHP (penganiayaan dan nganiayaan berencana).

Dalam persidangan juga ditunjukkan barang bukti yang disita berupa pedang, pisau kecil, sangkur, sabit, obeng, kerpus, jaket warna hitam, serta kaos penuh bercak darah.

“Terdakwa juga dijerat UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (karena dua korbannya masih anak-anak), serta UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 (kepemilikan senjata tajam),” jelas Ketua Majelis Hakim, I Putu Agus Adi Antara SH.

Mendengar putusan majelis hakim, Ikhsan hanya mengangguk dan tertunduk lesu. Ia pun tak berkomentar banyak sewaktu ditanya wartawan saat menuju ruang tahanan usai sidang. Atas putusan majelis hakim ini, Ikhsan melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Mendengar putusan majelis hakim, Ikhsan hanya mengangguk dan tertunduk lesu. Ia pun tak berkomentar banyak sewaktu ditanya wartawan saat menuju ruang tahanan usai sidang. Atas putusan majelis hakim ini, Ikhsan melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir.@obi

Baca Juga:  Survei Cawalkot Kota Binjai, LKPI prediksi hanya akan ada lima Paslon