LENSAINDONESIA.COM: Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko meminta agar mahasiswa ikut menyebarkan kewaspadaan penyebaran paham ISIS saat kuliah kerja nyata (KKN).

“Para mahasiswa dan mahasiswi agar mengimbau dan menyebarluaskan kewaspadaan terhadap ISIS ke masyarakat lewat KuliahKerja Nyata (KKN)”, katanya dalam kuliah umum di Gedung Serba Guna Universitas Bengkulu (UNIB), Jl WR Supratman, Kandang Limun, Bengkulu, Rabu (20/5/2015).

Dalam kuliah umum tersebut, Panglima didampingi Rektor Universitas Bengkulu Dr. Ridwan Nuraji, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah S.AG., M.M., dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M.S. Setidaknya ada 1.500 mahasiswa yang berasal dari 21 universitas.

Panglima TNI juga mengingatkan para generasi muda, jangan sampai terhasut oleh ajakan kelompok radikal yang akan memberikan kehidupan lebih baik dengan mengatasnamakan agama. “Hanya bangsa yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, yang mampu mensejahterakan masyarakat”, tegasnya.

Menurut Jenderal TNI Moeldoko,penyebaran pemahaman ISIS untuk perekrutan baru dilakukan melalui berbagai media‎.‎ Oleh karena itu, setiap anggota masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap realitas ISIS, dan mahasiswa diharapkan bisa menyalurkan pemahaman sehatnya kepada masyarakat luas.

“Teman-teman mahasiswa dan mahasiswi yang punya tingkat intelektualitas tinggi, tolong distribusikanlah intelektualitasnya kepada seluruh masyarakat,” imbau Panglima TNI. @sita

Autentikasi

Kadispenum Puspen TNI
Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.